Poltekpar Makassar Perkuat Tata Kelola Desa Wisata Berbasis Keterlibatan Masyarakat

54
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) melakukan penguatan tata kelola desa wisata berbasis masyarakat dan lingkungan. Keterlibatan masyarakat lokal menjadi pendorong utama pengelolaan destinasi wisata partisipatif dan berkelanjutan.

Sekretaris Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Poltekpar Makassar, Muh. Yahya menyampaikan itu saat melaksanakan PKM dalam rangka mendukung pengembangan kawasan Geopark Maros – Pangkep, beberapa waktu lalu.

PKM diikuti 70 peserta yang mayoritas perempuan, ibu rumah tangga, serta pemuda penggerak Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Menghadirkan pihak internal Poltekpar Makassar yakni Windra Aini, Muh. Rusdi, Mukarramah Machmud, Rani Dian Aryani Rasyid, juga Kepala Kelurahan Balleangin Muliati dan Sekretaris Desa Tunikamaseang, Hasrul, ebagai narasumber.

“Kegiatan ini kami rancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata berbasis ekowisata,” ujar Yahya.

Sementara itu, Kepala P3M Poltekpar Makassar, Ilham Junaid, menegaskan pentingnya pengembangan Geopark sebagai ruang kolaboratif. “Geopark Maros–Pangkep tidak hanya sebagai destinasi wisata, juga sebagai ruang edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat lokal menuju keberlanjutan.

Editor: Bali Putra