Kebutuhan Meningkat, Pertamina Respons Cepat dengan Menambah Pasokan, Kondisi Penyaluran LPG 3 Kg di Sulsel Kondusif

83
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi merespons cepat peningkatan kebutuhan LPG subsidi 3 kilogram dengan menambah pasokan 2.131 tabung atau setara 34 persen dari rata-rata penyaluran harian di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel). POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi merespons cepat peningkatan kebutuhan LPG subsidi 3 kilogram dengan menambah pasokan 2.131 tabung atau setara 34 persen dari rata-rata penyaluran harian di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Langkah antisipatif tersebut dilakukan di Kabupaten Bone, Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, dan Wajo melalui koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, serta pangkalan resmi guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Penambahan pasokan merupakan upaya Pertamina menjaga kelancaran distribusi LPG 3 kg di wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Berdasarkan monitoring di lapangan, langkah cepat Pertamina memberikan hasil positif, di mana kondisi penyaluran di wilayah tersebut berangsur semakin kondusif, stok di pangkalan kembali terjaga, dan masyarakat semakin mudah memperoleh LPG 3 kg melalui pangkalan resmi.

Pertamina terus memastikan distribusi LPG 3 kg tetap berjalan optimal, tepat sasaran, serta mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang berhak. POTO: ISTIMEWA

Pertamina bersama pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, dan pangkalan resmi terus memantau perkembangan penyaluran di lapangan untuk memastikan distribusi LPG 3 kg tetap berjalan optimal, tepat sasaran, serta mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang berhak.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan, Pertamina akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian penyaluran apabila terjadi dinamika kebutuhan di wilayah Sulawesi.

“Kami sudah mengambil langkah terhadap peningkatan kebutuhan di beberapa daerah. Saat ini kondisi penyaluran berangsur membaik. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, dan pangkalan untuk memastikan distribusi lancar sehingga masyarakat tidak perlu panic buying,” ujar Lilik.

Lilik mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi sehingga memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Lilik juga mengingatkan, LPG 3 kg merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak sesuai ketentuan pemerintah.

Sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Migas Nomor B-2461/MG.05/DJM/2022, LPG 3 kg tidak diperuntukkan bagi usaha restoran, hotel, laundry, batik, peternakan, jasa las, serta usaha pertanian di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Pertamina mengajak masyarakat yang mampu untuk menggunakan LPG Non Subsidi agar penyaluran LPG 3 kg tetap tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, dan pangkalan resmi untuk memastikan penyaluran LPG 3 kg tetap optimal serta kebutuhan energi masyarakat di Sulawesi Selatan terus terjaga.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk memperoleh informasi mengenai produk dan layanan Pertamina. Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut maupun ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan LPG, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135 yang siap melayani selama 24 jam.

*/Editor: Bali Putra