Wali Kota Makassar Janjikan Bantuan KUR bagi PKL Terdampak Penertiban

52
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Dalam proses penataan wajah kota, termasuk dari keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di lokasi yang tak seharusnya seperti trotoar dan drainase, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melakukan pendekatan dengan menjanjikan bantuan akses permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada PKL tertib dan yang terdampak penertiban. Harapannya, PKL dapat mengembangkan usaha di lokasi lain yang lebih layak, aman, dan tidak melanggar aturan tata ruang.

“Dengan dukungan tambahan modal, diharapkan PKL mampu meningkatkan kualitas usaha, memperbaiki tampilan lapak, hingga memperluas jenis dagangan tanpa kembali menempati ruang publik yang dilarang,” ujar Munafri, Senin (20/04/2026).

Dikatakan, bantuan KUR merupakan upaya pembinaan dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Pemkot Makassar akan mempermudah akses pelaku usaha ke lembaga keuangan, sehingga proses pengajuan KUR lebih cepat dan tepat sasaran, tentunya tetap mengacu ketentuan perbankan. Mewujudkan hal itu, Pemkot Makassar akan bekerja sama perbankan.

Melalui kebijakan ini, Pemkot Makassar ingin memastikan, ruang public seperti trotoar kembali menjadi hak pejalan kaki, drainase berfungsi optimal, dan wajah kota semakin tertata, tanpa mengorbankan mata pencaharian warga. Bali Putra