Unhas Dilibatkan dalam Penyusunan DED Pengembangan Kampus Politeknik Pelayaran Barombong

28
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — Pengembangan kawasan pendidikan vokasi kemaritiman membutuhkan perencanaan presisi agar setiap fasilitas yang dibangun sesuai kebutuhan akademik dan operasional. Atas kebutuhan tersebut, Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong, Makassar, menggandeng Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai cetak biru pengembangan kawasan kampus.

Pelibatan Unhas ditandai penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) penyusunan DED antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas dengan Politeknik Pelayaran Barombong, di Kampus Poltekpel Barombong, Makassar, Jumat, 28 Agustus lalu.

LPPM Unhas diwakili Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Unhas, Muhammad Arsyad, dan Poltekpel Barombong dilakukan Direktur Capt. Sidrotul Muntaha. Disaksikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan, Suharto.

Arsyad menyebutkan, penyusunan DED  bagi Unhas merupakan ruang kontribusi kepakaran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan infrastruktur pendidikan vokasi, khususnya bidang kemaritiman. Perencanaan berbasis kajian diharapkan dapat menghasilkan rancangan fasilitas yang terukur, fungsional, dan sesuai kebutuhan Poltekpel Barombong.

“Kepercayaan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui kontribusi keilmuan dan kepakaran untuk mendukung pengembangan sektor maritim,” ujar Arsyad.

Tim ahli Unhas akan menyusun rancangan berdasarkan kebutuhan kawasan secara terpadu. Lingkup perencanaan mencakup gedung kampus, perkantoran, aula, guesthouse, poliklinik, hingga fasilitas penunjang seperti ruang genset.

“Unhas menyusun dokumen DED secara detail agar dapat memudahkan pihak Poltekpel dalam melaksanakan pembangunan. Perencanaan yang matang penting untuk memastikan fasilitas yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan mendukung proses pendidikan,” tambahnya.

Direktur Poltekpel Barombong, Capt. Sidrotul Muntaha, berharap penyusunan DED dapat segera dirampungkan dan digunakan sebagai pijakan dalam menentukan arah pengembangan kawasan kampus. Dokumen tersebut juga diharapkan memberikan dasar perencanaan yang kuat bagi proses pengambilan keputusan dan penyusunan anggaran pembangunan.

“Melalui DED ini, kami ingin memastikan setiap rencana pengembangan kampus memiliki dasar perencanaan yang kuat. Hasil kajian bersama Unhas akan menjadi pijakan dalam menentukan prioritas pembangunan Poltekpel Barombong ke depan,” jelasnya.

Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Unhas dalam mendukung SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas serta SDGs 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur melalui pemanfaatan kepakaran akademik untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Editor: Bali Putra