Unhas dan Pemkab Nunukan Perkuat Kolaborasi SDM Perbatasan

82
Unhas dan Pemkab Nunukan Perkuat Kolaborasi SDM Perbatasan melalui Pendidikan dan Layanan Kesehatan. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Sebagai salah satu wilayah terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kabupaten Nunukan menghadapi tantangan pembangunan yang tidak sederhana. Selain penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kebutuhan mendesak untuk memastikan layanan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik dapat menjangkau masyarakat secara optimal.

Komitmen untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di kawasan perbatasan tersebut menjadi fokus utama kunjungan Pemerintah Kabupaten Nunukan ke Universitas Hasanuddin. Berlangsung di Ruang Rapat Rektor, Senin (22/06), kunjungan dipimpin langsung oleh Bupati H. Irwan Sabri, S.E., dan diterima oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.

Kedua pihak membahas penguatan program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur afirmasi bagi putra-putri Kabupaten Nunukan. Program ini telah diinisiasi sejak tahun lalu sebagai upaya membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

Irwan Sabri menjelaskan bahwa jalur afirmasi menjadi salah satu investasi strategis daerah dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di masa depan.

“Kami berharap Unhas dapat memberi dukungan. Program afirmasi ini adalah langkah penting agar putra-putri Nunukan memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih luas dan nantinya kembali membangun daerah,” jelas Irwan.

Jalur afirmasi Pemda Nunukan dimulai tahun lalu, dimana 33 mahasiswa asal Nunukan telah diterima dan menempuh pendidikan di Unhas. Untuk tahun ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Unhas berkomitmen memperkuat implementasi program tersebut.

Rektor Prof. JJ menegaskan komitmen Unhas. Keberhasilan program afirmasi tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang diterima, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak dalam memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan studi dan kembali berkontribusi bagi daerah asalnya.

“Daerah perbatasan merupakan garda terdepan Indonesia yang memerlukan sentuhan dari perguruan tinggi. Calon mahasiswa afirmasi yang nantinya berkuliah di Unhas juga harus dikawal bersama agar tidak menghadapi kendala studi,” pesan Prof. JJ.

Usai pertemuan, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas. Kerja sama tersebut berfokus pada implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam penguatan layanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kedokteran gigi.

Pemda Nunukan dan Unhas juga menjajaki peluang kolaborasi dengan Fakultas Keperawatan.

Kerja sama Nunukan dan Unhas fokus pada tiga agenda strategis, yaitu penguatan PMB jalur afirmasi jenjang Sarjana dan Sarjana Terapan, penandatanganan PKS PPDGS, serta penjajakan kerja sama dengan Program Studi Keperawatan untuk memperluas penguatan layanan dan tenaga kesehatan di Kabupaten Nunukan.