
BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar, Moch. Muchlasin, menyebutkan, generasi muda berperan strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi. Literasi keuangan generasi muda harus terus ditingkatkan, termasuk pemahaman mengenai perencanaan keuangan jangka panjang dan dana pensiun yang menjadi fondasi penting membangun ketahanan finansial.
“Persiapan masa depan keuangan idealnya dimulai sejak usia muda. Kesadaran untuk merencanakan keuangan sejak dini akan membantu masyarakat membangun ketahanan finansial lebih baik ketika memasuki masa tidak produktif,” ujar Muchlasin pada seminar edukasi keuangan di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Rabu (17/06/2026).
Perkembangan teknologi dan inovasi di sektor jasa keuangan, kata Muchlasin, telah menghadirkan berbagai pilihan produk dan layanan keuangan. Hal tersebut harus diimbangi literasi keuangan yang memadai agar generasi muda mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, memahami manfaat dan risiko setiap produk keuangan, serta terhindar dari berbagai aktivitas keuangan ilegal.
Seminar edukasi keuangan, merupakan sinergi OJK, Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) dan Unhas. Membahas berbagai topik, seperti pengelolaan keuangan pribadi, pentingnya perencanaan dana pensiun sejak usia produktif, pengenalan profesi aktuaris dalam pengelolaan risiko keuangan, serta peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai modus aktivitas keuangan ilegal.
Dalam konteks tersebut, profesi aktuaris memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pengelolaan dana pensiun, pengelolaan risiko, serta menjaga keberlanjutan sistem keuangan secara keseluruhan,” ujar Muchlasin.
“Mahasiswa sebagai generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman pengelolaan keuangan yang sehat, juga mampu membangun kebiasaan merencanakan keuangan jangka panjang serta memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara legal, aman, dan bertanggung jawab,” sebutnya.
Generasi muda diharapkan menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam menyebarluaskan literasi keuangan di lingkungan keluarga, kampus, maupun masyarakat.
Kegiatan ini, bentuk dukungan OJK dalam implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).
Ke depan, OJK Sulselbar terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan program edukasi keuangan yang inovatif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan sektor jasa keuangan.
Editor: Bali Putra








