BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Bank Papua mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di kecamatan Mamajang, Makassar. Salah satunya, dengan terlibat dalam kegiatan sosialisasi Galeri Pelanggi atau Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi yang digelar kecamatan Mamajang.
Di mana, perwakilan Bank Papua hadir memberi materi terkait permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), di aula Kantor Kecamatan Mamajang, Lanto Daeng Pasewang, Makassar, Kamis (14/05/2026).
Materi edukasi disampaikan Account Officer (AO) Kredit UMK dan Konsumer Cabang Makassar, Astrid Rona Pasuruan, Account Officer (AO) UMK dan Konsumer Cabang Makassar, Melda S Lindung, juga Funding Officer Cabang Makassar, Widiastuti Udin
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan pemateri literasi dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tulus Wulan Juni dan Pamateri Rumah Dilan, Intan Muslianty yang juga Owner ElQuen Makes.
Kegiatan edukasi diikuti Ketua, Pokja, Pengurus dan anggtoa tim penggerak PKK Kecamatan Mamajang.
“Kami mempresentasikan sekaligus mengedukasi bagaimana permodalan KUR untuk UMKM, kepada peserta,” ujar Funding Officer Bank Papua Cabang Makassar, Widyastuti Udin.
Dijelaskan, sejumlah peryaratan wajib dipenuhi untuk proses KUR diantaranya KTP, Kartu keluarga, NPWP, Nomor induk berusaha (NIB), Surat Keterangan Usaha dari kelurahan. Juga persyaratan usia pemohon di atas 21 tahun atau sudah menikah, individu (perorangan) yang melakukan usaha produktif, surat nikah bagi yang sudah menikah, surat bercerai bagi yang sudah bercerai, bukan PNS, TNI dan Polri, memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan, serta tidak memiliki riwayat kredit bermasalah.
Terkait skema KUR, Ia menyebutkan, KUR Super Mikro 3 persen dengan plafon maksimal Rp10 juta, kemudian KUR Mikro 6 persen hingga 9 persen dengan plafon maksimal Rp100 juta, serta KUR Kecil 6 persen hingga 9 persen dengan plafon maksimal Rp500 juta.
Sementara itu, sejumlah produk Bank Papua diantaranya simpanan dana berupa Tabungan, Giro, Deposito. Sementara kredit berupa kredit modal kerja, kredit KPR, dan kredit kepemilikan kendaraan bermotor.
“KUR ini merupakan program pemerintah untuk memperkuat permodalan UMKM melalui kredit bunga rendah yang disalurkan melalui bank atau lembaga keuangan lain. Digunakan untuk modal kerja, dan investasi,” tambahnya.
Bank Papua berharap dengan edukasi terkait literasi dan inklusi keuangan, dapat berdampak pada peningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong peningkatan ekonomi, mendukung stabilitas sistem keuangan, memberikan potensi pasar baru bagi perbankan, mengurangi kesenjangan ekonomi, serta berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional yang berkelanjutan.
Rismayanti
Editor: Bali Putra









