Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Berangkatkan 16.728 Jemaah Haji dari 43 Kloter Menuju Tanah Suci

78
Sebanyak 16.728 jemaah haji dari 43 kloter telah berangkat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Tanah Suci. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAROS – Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin telah menuntaskan pelayanan keberangkatan jemaah haji Embarkasi Makassar tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sebanyak 16.728 jemaah haji dari 43 kelompok terbang (kloter) diberangkatkan menuju Tanah Suci.

Koordinasi dan sinergi seluruh stakeholder bandara selama periode layanan haji, membuat keseluruhan proses embarkasi berjalan aman, dan lancar. Pelayanan keberangkatan dilakukan bertahap melalui pengaturan alur, pemeriksaan keamanan, pelayanan boarding, hingga keberangkatan pesawat.

Kelancaran operasional juga didukung kesiapan fasilitas dan personel bandara, termasuk koordinasi intensif dengan Kementerian Agama, maskapai penerbangan, juga otoritas terkait.

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menghadirkan fasilitas penunjang berupa komunikasi virtual melalui layar besar yang memungkinkan jemaah tetap terhubung dan menyapa keluarga dari berbagai daerah sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci. POTO: ISTIMEWA

“Pada penyelenggaraan haji tahun ini, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menghadirkan layanan Mecca Route pertama kalinya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada Jemaah,” ungkap General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, Kamis (21/05/2026).

Layanan Mecca Route, memudahkan jemaah karena penyelesaian keimigrasian Arab Saudi dapat dilakukan sebelum keberangkatan, sehingga saat tiba di Arab Saudi jemaah langsung melanjutkan perjalanan tanpa pemeriksaan imigrasi.

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga menghadirkan sejumlah inovasi pelayanan guna memberikan pengalaman keberangkatan yang lebih nyaman dan berkesan bagi jemaah. Di area holding, bandara menyediakan ruang tunggu yang nyaman, mushola yang terintegrasi dekat dengan area toilet, spot foto, hingga pameran seni kaligrafi bernuansa religi melalui live art calligraphy. Juga hadir fasilitas komunikasi virtual melalui layar besar yang memungkinkan jemaah tetap terhubung dan menyapa keluarga dari berbagai daerah sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci.

“Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terus berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya mendukung kelancaran operasional, juga memberikan kenyamanan bagi jemaah dan keluarga selama proses keberangkatan berlangsung,” ujar Ruly Artha.

Editor: Bali Putra