Unhas Kukuhkan Empat Profesor

105
Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa pada rapat paripurna senat akademik terbatas penerimaan jabatan profesor empat guru besar pada Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Teknologi Pertanian, Senin (25/05/2026). POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar rapat paripurna senat akademik terbatas penerimaan jabatan profesor empat guru besar pada Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Teknologi Pertanian, Senin (25/05/2026).

Keempat profesor yang dikukuhkan, Prof. Dr. Kamsinah, M.Hum., Guru Besar Bidang Sosiopragmatik, Fakultas Ilmu Budaya, Prof. Ir. Andi Nur Faidah Rahman, STP., M.Si., Ph.D., Guru Besar Bidang Ilmu Teknologi Pengolahan Pascapanen, Fakultas Teknologi Pertanian, Prof. Dr. Ir. Iqbal, STP., M.Si., IPM., Guru Besar Bidang Alat dan Mesin Petanian, Fakultas Teknologi Pertanian, serta Prof. Dr. Adiansyah Syarifuddin, STP., M.Si., Guru Besar Bidang Teknologi Pengolahan dan Pengawetan, Fakultas Teknologi Pertanian.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa (JJ) menyebutkan, perguruan tinggi bertanggung jawab melahirkan inovasi yang proaktif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan nasional. Ia mendorong lahirnya penelitian-penelitian baru lebih progresif untuk memperkuat daya saing bangsa melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.

Indikator penting bagi dosen ke depan, kemampuan melahirkan inovasi yang bernilai dan berdampak luas. Menurut JJ, kemandirian institusi maupun bangsa akan lahir dari produk-produk inovasi yang dihasilkan sivitas akademika. Karena itu, Ia memberi perhatian besar terhadap peran dosen muda sebagai motor penggerak kemajuan kampus.

Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, Unhas terus memperkuat komitmen menghadirkan ekosistem akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat luas. Pengukuhan empat profesor baru ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Editor: Bali Putra