BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) mempersiapkan kuota dasar sebanyak 5.761 orang mahasiswa yang dinyatakan lolos dari Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Unhas 2026.
Sementara itu, selama delapan hari pelaksanaan UTBK Unhas yang berakhir, Selasa, 28 April 2026, tercatat 18.369 peserta mengikuti UTBK atau 96,83 persen dari total 18.971 peserta terdaftar. Sedangkan, 602 peserta lain, tidak mengikuti ujian.
“Namun, masih ada kemungkinan jumlah kuota dasar yang dinyatakan lolos UTBK, bertambah. Menyesuaikan dengan hasil pendaftaran ulang calon mahasiswa yang sebelumnya sudah dinyatakan diterima melalui jalur undangan (SNBP),” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kantor Sekretariat Rektor Unhas, Ishaq Rahman, Kamis (30/04/2026).
Ishaq menjelaskan, jika ada calon mahasiswa yang sudah dinyatakan lolos SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), namun tidak melakukan pendaftaran ulang, kuota tersebut kemudian digeser ke UTBK.
Sementara itu, pelaksanaan UTBK Unhas 2026 telah berakhir. UTBK berlangsung di dua lokasi, Kampus Tamalanrea, Makassar dan Kampus Gowa.
Pengawasan UTBK tahun ini lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya. Selain didukung infrastruktur teknologi, juga diperkuat sumber daya manusia. Memitigasi kecurangan, Unhas melibatkan unit cybercrime Polda Sulawesi Selatan.
Dalam sejumlah kesempatan, Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa menegaskan, tidak ada toleransi terhadap segala kecurangan. Pernyataan tersebut merespons pelaksanaan UTBK tahun lalu yang sempat menjadi sorotan karena ditemukannya sejumlah pelanggaran.
Tahun ini, tim pengawas sempat menemukan beberapa indikasi mencurigakan, seperti ketidaksesuaian wajah peserta dengan foto identitas, perilaku tidak wajar peserta, serta pola pendaftaran anomali. Namun, setelah ditelusuri, tidak ditemukan bukti kecurangan.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas yang juga Ketua Pelaksana UTBK, Muhammad Ruslin, menjelaskan, seluruh rangkaian pelaksanaan UTBK Unhas mengacu petunjuk teknis dan standar operasional prosedur (SOP) panitia pusat.
“Ini sekaligus mendorong kepercayaan publik terhadap proses seleksi yang adil,” ujarnya.
Ia berharap, UTBK tahun ini dapat menghasilkan calon mahasiswa baru berkualitas akademik dan berintegritas.
Bali Putra









