Unhas Jalin Kolaborasi Riset dengan Industri Herbal Malaysia

75
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa bersama Vice President HPA International, Tn. Mohamad Nasuha Bin Hj. Ismail, saat menandatangani MoU di Ruang Rektor Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Rabu (15/07/2026). POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) memperluas jejaring kolaborasi internasional melalui kemitraan dengan HPA Industries Sdn. Bhd., Malaysia. Kolaborasi yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), difokuskan pada pengembangan pendidikan, riset, inovasi, serta penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan industri.

Penandatanganan MoU dilakukan Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa bersama Vice President HPA International, Tn. Mohamad Nasuha Bin Hj. Ismail, berlangsung di Ruang Rektor Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Rabu (15/07/2026).

HPA Industries Sdn. Bhd. merupakan perusahaan asal Malaysia yang bergerak di bidang produk herbal, kesehatan, dan halal. Melalui pendekatan berbasis riset dan inovasi, perusahaan ini mengembangkan berbagai produk kesehatan alami yang telah dipasarkan di sejumlah negara. Pengalaman tersebut menjadikan HPA sebagai mitra strategis dalam mendorong kolaborasi penelitian terapan, pengembangan inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Prof. Jamaluddin Jompa, menyampaikan bahwa kemitraan ini sejalan dengan komitmen Unhas dalam memperkuat internasionalisasi melalui kolaborasi yang menghasilkan manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

“Kampus tidak dapat lagi bekerja sendiri dalam menghasilkan inovasi yang berdampak. Kolaborasi dengan mitra industri adalah keniscayaan. Kami berharap kerja sama ini melahirkan berbagai program yang produktif, mulai dari riset bersama hingga pengembangan inovasi yang memberi nilai tambah,” ujar Prof. JJ.

Bagi HPA International, kolaborasi dengan Unhas menjadi langkah strategis untuk menghubungkan kapasitas riset perguruan tinggi dengan kebutuhan industri. Melalui kemitraan ini, kedua institusi akan mengembangkan berbagai program kolaboratif, meliputi penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan seminar dan lokakarya, serta kegiatan akademik lainnya sesuai bidang keahlian yang menjadi fokus bersama.

Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat jejaring riset internasional sekaligus mendorong inovasi yang berkontribusi bagi pengembangan industri dan pembangunan berkelanjutan.

Editor: Bali Putra