Unhas dan PT Industri Padi Nusantara Bangun Kolaborasi Teknologi untuk Swasembada Pangan

68
Unhas membangun kolaborasi bersama PT Industri Padi Nusantara, sebagai upaya mengintegrasikan kekuatan akademik dengan kebutuhan industri di sektor pertanian. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Di tengah tantangan ketahanan pangan dan tuntutan kemandirian nasional, penguasaan teknologi pertanian menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Perguruan tinggi pun dituntut tidak hanya melahirkan pengetahuan, juga mampu menghadirkan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kaitan dengan itu, Universitas Hasanuddin (Unhas) membangun kolaborasi bersama PT Industri Padi Nusantara, sebagai upaya mengintegrasikan kekuatan akademik dengan kebutuhan industri di sektor pertanian. Kerja sama diarahkan untuk mendorong lahirnya inovasi berbasis riset, mulai pengembangan benih unggul hingga modernisasi sistem produksi, guna memperkuat ketahanan pangan.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa (Prof JJ) menegaskan, perguruan tinggi bertanggung jawab mendorong kemandirian bangsa melalui penguasaan teknologi, khususnya di sektor strategis seperti pertanian.

“Kami terus mencari mitra yang dapat membuka peluang penguasaan teknologi. Unhas memiliki sumber daya dan harus diarahkan untuk berkiprah nyata dalam pembangunan bangsa,” jelas Prof JJ.

Penguasaan teknologi, kata Prof JJ, merupakan kunci untuk mandiri. Karena itu, kolaborasi seperti ini menjadi penting untuk menjembatani dunia akademik dan kebutuhan industri.

Unhas mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mendukung program ketahanan pangan.

Sementara itu, Founder PT Industri Padi Nusantara, H. A. M. Nurdin Halid, mengatakan, pihaknya memiliki visi mendukung swasembada beras melalui pendekatan teknologi pertanian modern.

Pengembangan benih unggul, modernisasi sistem produksi, hingga penguatan quality control menjadi bagian penting dalam menciptakan produk yang kompetitif, baik untuk pasar domestik maupun internasional.

Editor: Bali Putra