Poltekpar Makassar Gelar Diskusi GM’s Talk, Bahas Regenerasi dan Kesiapan Calon Pemimpin Hotel

68
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar memperkuat sinergi dengan industri perhotelan melalui kegiatan Key to Success: Coaching & GM’s Talk, hasil kolaborasi Program Studi Pengelolaan Perhotelan (PPH) dengan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Haluan Room, Hotel D’Anjong, Poltekpar Makassar, Jumat, 16 Oktober 2026, dengan peserta mahasiswa Program Studi Pengelolaan Perhotelan.

Mengusung tema kunci utama mencapai kesuksesan melalui pengalaman inspiratif para GM hotel, kegiatan ini dikemas dalam bentuk talkshow dan diskusi interaktif. Menjadi ruang bagi mahasiswa berdialog langsung dengan pemimpin industri mengenai perjalanan karier, penguasaan soft skills, serta kompetensi yang diperlukan untuk mencapai posisi puncak di industri perhotelan. Regenerasi kepemimpinan turut menjadi perhatian dalam diskusi.

Dalam diskusi, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai tahapan karier di industri perhotelan, mulai posisi operasional, hingga jenjang supervisor, kepala departemen, dan manajemen hotel. Setiap tahapan membutuhkan peningkatan kompetensi, pengalaman, kemampuan mengelola tim, serta pemahaman terhadap operasional dan target bisnis hotel.

Direktur Poltekpar Makassar, Herry Rachmat Widjaja, menyebutkan kegiatan ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para pemimpin industri pengalaman profesional.

Ia mendorong mahasiswa memanfaatkan kesempatan untuk menyerap pengetahuan dan pengalaman para praktisi sebagai bekal dalam membangun karier profesional. Menurutnya, kesiapan menjadi pemimpin tidak hanya ditentukan penguasaan aspek teknis perhotelan, juga kemampuan berkomunikasi, membangun kerja sama, menyelesaikan masalah, beradaptasi, serta mengambil keputusan.

Ketua IHGMA DPD Sulawesi Selatan, Zulkifli Nur, menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan di industri perhotelan. Penyiapan generasi penerus menjadi bagian penting menjaga keberlanjutan industri, sehingga mahasiswa sebagai calon tenaga profesional perlu memperoleh wawasan dan kesempatan belajar langsung dari para praktisi.

Regenerasi kepemimpinan tidak sekadar berkaitan dengan pergantian pemimpin, tetapi mencakup transfer pengetahuan, pendampingan, pengembangan kompetensi, dan pemberian kesempatan untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar. Melalui interaksi dengan para GM, mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya membangun karakter profesional, integritas, kedisiplinan, serta kepercayaan dalam perjalanan karier.

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan wisatawan, pemimpin hotel juga dituntut mampu menyeimbangkan kualitas layanan dengan efisiensi operasional, produktivitas karyawan, reputasi hotel, dan keberlanjutan bisnis. Karena itu, mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak masa pendidikan melalui penguatan kompetensi teknis, penguasaan bahasa asing, literasi digital, pengalaman praktik, serta kemampuan interpersonal yang relevan dengan kebutuhan industri.

Editor: Bali Putra