Perkuat Ketahanan Finansial Keluarga, OJK Edukasi Personel Lanud Sultan Hasanuddin dan PIA Ardhya Garini

90
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin saat memberi edukasi keuangan kepada personel Lanud Hasanuddin beserta keluarga, Jumat (31/07/2026). POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) makin gencar melaksanakan program edukasi keuangan. Kali ini, menyasar personel Lanud Hasanuddin beserta keluarga, Jumat (31/07/2026).

Kegiatan yang merupakan kolaborasi OJK bersama Pangkalan TNI AU (Lanud) Hasanuddin dan PT Pegadaian, merupakan upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang tepat, serta perlindungan dari berbagai risiko keuangan.

Dihadiri Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra, M.Han., Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II Lanud Sultan Hasanuddin, Lina Vincentius Endy Hadi Putra bersama 300 personel dan anggota persatuan istri.

POTO: ISTIMEWA

“OJK terus berkomitmen meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pemanfaatan layanan keuangan digital yang aman, bijak, dan bertanggung jawab, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan keuangan, seperti investasi ilegal, pinjaman online ilegal, penipuan daring (online scam), dan penyalahgunaan data pribadi,” ujar Moch. Muchlasin.

Dikatakan, literasi keuangan merupakan fondasi penting membangun masyarakat mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi sektor jasa keuangan, masyarakat dituntut tidak hanya mampu memanfaatkan berbagai layanan keuangan digital, juga memahami manfaat, risiko, serta hak dan kewajibannya sebagai konsumen jasa keuangan.

Sementara itu, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra, M.Han., menyebutkan, edukasi keuangan menjadi bekal penting bagi personel TNI AU dan keluarga dalam mengelola keuangan secara sehat, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menghindari berbagai risiko kejahatan keuangan yang semakin berkembang di era digital.

Sesi edukasi menghadirkan narasumber dari OJK yang menyampaikan materi mengenai Peran OJK dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Digital dan Pelindungan Konsumen. OJK memiliki tugas mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan sekaligus melaksanakan edukasi dan pelindungan konsumen agar masyarakat mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara aman.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai modus kejahatan di sektor keuangan, seperti penipuan digital, penyalahgunaan data pribadi, serta praktik judi online yang dapat menimbulkan kerugian finansial maupun dampak sosial.

Sejalan dengan itu, OJK mengimbau masyarakat menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak memberikan PIN maupun kode One Time Password (OTP) kepada pihak lain, serta mewaspadai tawaran investasi yang menjanjikan imbal hasil tinggi tanpa risiko.

Selanjutnya, PT Pegadaian memaparkan berbagai produk dan layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai bagian dari perencanaan keuangan, antara lain layanan gadai, pembiayaan, investasi emas, dan Tabungan Emas.

Penting bagi masyarakat untuk mampu memilih produk dan layanan keuangan yang legal, aman, serta sesuai kebutuhan dan tujuan keuangan, sehingga bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respon positif peserta. Mereka aktif mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan keuangan keluarga, pemilihan instrumen investasi yang aman, pemanfaatan layanan keuangan digital, hingga langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila menjadi korban penipuan keuangan digital.

Kolaborasi OJK dan PT Pegadaian diharapkan memperkuat budaya sadar keuangan di lingkungan TNI Angkatan Udara. Melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan, personel Lanud Sultan Hasanuddin beserta keluarga diharapkan semakin cakap dalam mengelola dan mengambil keputusan keuangan, mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak, terlindungi, serta dapat memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara optimal mendukung terwujudnya kesejahteraan keluarga dan sistem keuangan yang inklusif, sehat, berkelanjutan.

Editor: Bali Putra