H-4 Nataru, Pergerakan Penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Capai 31.904 Orang

362
Ilustrasi. Sebanyak 46 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mengalami pembatalan penerbangan sebagai dampak abu vulkanik akibat erupsi gunung anak Krakatau, Minggu, 06 September 2026. POTO: DOK. BISNISSULAWESI.COM

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus bertambah setiap harinya pada periode musim libur Natal dan tahun Baru (Nataru).

Pada Senin (22/12/2025), arus penumpang sudah mencapai 31.904 orang, atau bertambah dibanding sehari sebelumnya, Minggu (21/12/2025) sebanyak 29.783 penumpang.

Pihak bandara juga melakukan extraflight (penambahan penerbangan) sebanyak 5 penerbangan maskapai Sriwijaya Air dan Lion Air, dengan rute Makassar – Bali dan Makassar – Cengkareng

“Penambahan penerbangan juga lebih banyak pada Senin (22/12/2025) yang mencapai 5 penerbangan dibandingkan sehari sebelumnya, Minggu 21/12/2025) sebanyak 3 penerbangan,” ungkap PGS Branch Communication & CSR Angkasa Pura I Makassar, Taufan Yudhistira, Selasa (23/12/2025).

Ia menyebutkan, sejak dibuka posko Nataru, Senin 15 Desember lalu, hingga Senin (22/12/2025) sudah tercatat 1.852 pergerakan persawat, 242.263 penumpang dan 2.450 ton kargo.

Diberlakukan 36 penerbangan tambahan maskapai : Sriwijaya Air, Batik Air, dan Lion Air dengan rute Makassar – Biak, Makassar- Timika, Makassar – Nabire, Makassar – Sorong, Makassar – Denpasar, Makassar – Cengkareng.

“Selama periode musim libur Nataru, yang menjadi top rute penerbangan tujuan Cengkareng 65.817 penumpang, Surabaya 26.601 penumpang, dan Kendari 15.315 penumpang,” pungkas Taufan.

Bali Putra