Festival Sinema Australia Indonesia 2026 Kembali Digelar di Makassar

71
Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) bakal kembali hadir di Makassar tahun ini. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) bakal kembali hadir di Makassar tahun ini. Setelah sebelumnya, sepanjang 2026, ribuan orang telah menyaksikan dan terhibur oleh film-film FSAI di sebelas kota di Indonesia – Makassar, Manado, Jakarta, Semarang, Medan, Surabaya, Banjarmasin, Kupang, Mataram, Yogyakarta, dan Bogor.

FSAI menghadirkan berbagai film terbaik Australia dan Indonesia yang dapat dinikmati masyarakat umum maupun komunitas alumni Australia.

Konsul-Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias menyebutkan, para alumni Australia di Sulawesi Selatan dapat menikmati pemutaran film “Force of Nature: The Dry 2”, pada 15 Mei 2026. Film tersebut merupakan sekuel dari film The Dry yang diputarkan di FSAI tahun lalu. Sekuel ini mengisahkan penyelidikan agen polisi Aaron Falk yang menemukan rahasia tersembunyi di pegunungan yang mungkin berujung pada pembunuhan.

Kemudian, 16 Mei 2026, penonton di Makassar disuguhkan film komedi keluarga yang mengharukan “Kangaroo”, yang mengisahkan persahabatan tak terduga antara seorang mantan presenter TV dan anak perempuan penduduk asli Australia.

Selain itu, film animasi keluarga “200% Wolf”, yang mengisahkan petualangan serigala pudel merah muda, juga akan diputar.  Untuk melengkapi FSAI di Makassar tahun ini, Rangga dan Cinta, film Indonesia yang sangat terkenal, akan ditayangkan. Rangga dan Cinta diproduseri oleh produser legendaris Indonesia sekaligus alumni berbakat Australia, Mira Lesmana. Rangga dan Cinta juga disutradarai Riri Riza dan dibintangi El Putra Sarira, yang keduanya berasal dari Makassar.

“Untuk jadwal dan informasi lebih lanjut, bisa cek di www.fsai.id,” ujar Todd Dias.

Dikatakan, sebagai bagian dari FSAI, pemerintah Australia menghadirkan sinematografer terkemuka dari Australia, Andrew Commis, untuk mengadakan masterclass bagi sineas muda di Makassar.

Kegiatan ini diselenggarakan pada 11 Mei 2026 dan memberikan kesempatan bagi peserta untuk langsung menyampaikan pertanyaannya tentang pengalaman dan pengetahuan Andrew Commis yang sangat luas.

“Kami sangat antusias dapat merayakan sekali lagi Festival Sinema Australia Indonesia di Makassar dan menyampaikan program yang beragam bagi masyarakat serta para alumni Australia di Sulawesi Selatan,” sebutnya.

Festival ini tidak hanya memperlihatkan karya-karya sinema berkualitas dari kedua negara, juga memperkuat ikatan budaya dan diplomatik yang telah terjalin.

Editor: Bali Putra