Dorong Kemandirian Masyarakat, PLN UID Sulselrabar Gelar “Digital Skill Bootcamp” dan Resmikan Sentra Peternakan NUMA Farm

61
Peserta mengikuti pelatihan Digital Skill Bootcamp yang menghadirkan materi desain grafis, digital marketing, dan content creation sebagai bagian dari Program TJSL di Kabupaten Sinjai. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, SINJAI – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mendorong kemandirian masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha dan pengembangan potensi ekonomi lokal.

Berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai dan Nusantara Muda Berdaya, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN menggelar Digital Skill Bootcamp sekaligus meresmikan sentra peternakan NUMA Farm di Kabupaten Sinjai.

Program ini mengintegrasikan dua pendekatan pemberdayaan. Peningkatan keterampilan digital melalui Digital Skill Bootcamp serta penguatan ekonomi produktif masyarakat melalui Desa Inspiratif  dengan pengembangan sentra peternakan NUMA Farm.

Peresmian sentra peternakan NUMA Farm sebagai bagian dari Program TJSL PLN Peduli di Kabupaten Sinjai, yang didukung dengan 8 ekor sapi Limousin sebagai aset produktif untuk mendorong pemberdayaan dan kemandirian ekonomi masyarakat. POTO: ISTIMEWA

Pelatihan Digital Skill Bootcamp berlangsung 31 Agustus hingga 1 September 2026, diikuti puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sinjai. Peserta dibekali berbagai keterampilan praktis, mulai desain grafis, digital marketing, hingga kreasi konten.

Melalui pelatihan tersebut, para pelaku UMKM didorong untuk semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan kualitas promosi, memperluas jangkauan pemasaran produk, serta memperkuat daya saing usaha. Program ini sekaligus diharapkan dapat mendorong tumbuhnya pelaku usaha lokal yang kreatif, mandiri, dan mampu mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Sinjai.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM, PLN UID Sulselrabar juga mendorong terciptanya sumber ekonomi produktif masyarakat melalui peresmian sentra peternakan NUMA Farm. Program ini dikembangkan sebagai wadah pemberdayaan peternak sekaligus mendorong pengelolaan sektor peternakan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Manager PLN ULP Sinjai, Raden Okhy Lovyanda Saputra, menyerahkan secara simbolis bantuan Program TJSL PLN Peduli Nusantara Muda Berdaya untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi ekonomi di Kabupaten Sinjai. POTO: ISTIMEWA

Sebagai modal pengembangan peternakan, PLN melalui program TJSL memberikan dukungan 8 ekor sapi Limousin yang menjadi aset produktif NUMA Farm. Dukungan tersebut dilengkapi dengan sarana dan prasarana peternakan, mulai dari kandang, penyediaan pakan, vitamin dan vaksin, hingga dukungan tenaga kesehatan. Melalui pengelolaan dan pendampingan secara berkelanjutan, aset produktif tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Sinjai, Sudirman selaku Bendahara Kecamatan Sinjai Selatan mengapresiasi atas kolaborasi PLN Peduli dan Nusantara Muda Berdaya yang menggabungkan peningkatan kapasitas pelaku UMKM dengan pengembangan sektor peternakan sebagai sumber ekonomi produktif masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Sinjai menyambut baik dukungan PLN Peduli melalui program ini. Digital Skill Bootcamp memberikan keterampilan yang relevan bagi pelaku UMKM mengembangkan usaha di era digital, sementara pengembangan NUMA Farm membuka peluang ekonomi produktif melalui sektor peternakan. Semoga kolaborasi ini terus berkembang dan bermanfaat serta turut mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Sinjai,” ujar Sudirman.

Pada kesempatan berbeda, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan program TJSL tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN untuk hadir dan tumbuh bersama masyarakat dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki daerah.

“PLN tidak hanya hadir melalui penyediaan energi listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan energi perubahan bagi masyarakat. Melalui Digital Skill Bootcamp, kami mendorong para pelaku UMKM di Sinjai agar semakin adaptif, kreatif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar. Sementara melalui NUMA Farm, dukungan delapan ekor sapi Limousin kami harapkan dapat menjadi aset produktif yang terus berkembang dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Kolaborasi keduanya diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang mendorong masyarakat semakin mandiri dan berkelanjutan,” ungkap Edyansyah.

Salah seorang peserta Digital Skill Bootcamp, Bahtiar (23),  mengaku pelatihan tersebut memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha.

“Pelatihan Digital Skill Bootcamp ini memberikan pengalaman dan ilmu praktis yang sangat kami butuhkan. Kami diajarkan cara membuat desain produk yang menarik, mengelola media sosial, hingga memahami strategi pemasaran digital. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih percaya diri dalam mempromosikan produk dan potensi Sinjai serta mengembangkannya menjadi peluang bisnis,” ungkap Bahtiar.

Melalui sinergi PLN Peduli, Pemerintah Kabupaten Sinjai, Nusantara Muda Berdaya, NUMA Farm program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang saling terhubung. Penguatan keterampilan digital menjadi pengungkit bagi pelaku UMKM untuk memperluas akses pasar, sementara pengembangan NUMA Farm menjadi upaya membangun aset produktif berbasis potensi sektor peternakan daerah.

Kehadiran sentra peternakan NUMA Farm dengan 8 ekor sapi Limousin sebagai aset produktif diharapkan menjadi langkah awal dalam mengembangkan usaha peternakan yang dapat terus tumbuh, membuka peluang ekonomi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Di sisi lain, keterampilan digital yang diperoleh para peserta diharapkan dapat mendukung promosi berbagai produk dan potensi lokal Sinjai agar menjangkau pasar yang semakin luas.

Melalui program TJSL, PLN UID Sulselrabar terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi diarahkan pada peningkatan kapasitas, penguatan usaha produktif, pengembangan potensi lokal, serta terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

*/Editor: Bali Putra