
BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Bea Cukai dan kepolisian memiliki peran krusial dalam memberantas peredaran barang ilegal, termasuk narkotika, rokok ilegal, serta penyelundupan. Oleh karenanya, kedua institusi terus memperkuat sinergi dan kolaborasi operasional dalam upaya pengawasan dan penindakan.
Penguatan sinergi dan kolaborasi dibahas dalam pertemuan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan (DJBC Sulbagsel), Martha Octavia bersama jajaran dengan Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H di Mapolda Sulsel, Rabu (08/04/2026).
“Kami mengapresiasi dukungan dan kerjasama Polda selama ini, terutama dalam mendukung penegakan hukum di bidang Kepabeanan dan Cukai khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Martha.

Dalam pertemuan, kedua pimpinan membahas berbagai aspek strategis yang melibatkan tugas dan fungsi masing-masing lembaga, dengan fokus utama, penguatan sinergi dan kolaborasi operasional dalam upaya pengawasan dan penindakan.
“Melalui sinergi yang lebih kuat, semoga efektivitas penegakan hukum dapat ditingkatkan secara signifikan, demi melindungi masyarakat dan mendukung iklim usaha yang sehat,” tambahnya.
Kunjungan ini menegaskan kembali semangat kolaborasi yang solid antara Bea Cukai Sulbagsel dan Polda Sulsel sebagai kekuatan sinergi untuk menghadapi tantangan pengawasan di masa depan. Bea Cukai Sulbagsel terus memperkuat kerja sama demi mewujudkan Sulawesi Selatan yang aman dan tertib.
BNN Sulsel
Sebelumnya, pertemuan serupa juga dilakukan Martha Octavia bersama jajaran DJBC Sulbagsel dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Drs. Agung Prabowo, Rabu (01/04/2026).
Selain mengapresiasi dukungan dan kerjasama yang erat BNN Sulsel, pertemuan juga dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi secara berkelanjutan, khususnya dalam Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Editor: Bali Putra








