Agendakan Pelantikan Oktober Mendatang, PWI Sulsel Persiapkan Penghargaan Bagi Tokoh Inspiratif

54
Rapat pengurus harian PWI Sulsel yang diselenggarakan secara daring, Sabtu, 29 Agustus 2026. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) masa bakti 2026–2031 mengintensifkan persiapan pelantikan yang dijadwalkan, 17 Oktober mendatang. Pelantikan nanti bakal dirangkaikan dengan pemberian penghargaan bagi tokoh inspiratif, baik lokal maupun nasional.

“Persiapan ini sangat krusial agar pelantikan tidak sekadar seremonial, melainkan pijakan awal bagi realisasi program kerja strategis organisasi,” ujar Ketua PWI Sulsel, H. Suwardi Thahir saat memimpin rapat pengurus harian PWI Sulsel yang diselenggarakan secara daring, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Rapat diikuti Bendahara PWI Sulsel, James Wehantouw bersama jajaran Wakil Bendahara, yakni Titiek dan Iga Dwikmarini, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Faisal Syam, Wakil Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum Abdul Razak Arsyad, serta Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Ihsan Djirong.

Momentum pelantikan nanti diharapkan dapat memperkokoh soliditas internal sekaligus meningkatkan kontribusi nyata organisasi terhadap perkembangan pers dan dinamika sosial masyarakat di Sulsel.

“PWI Sulsel Award” bagi Figur Inspiratif

Salah satu gagasan krusial yang mengemuka, “PWI Sulsel Award 2026”. Penghargaan yang dirancang khusus bagi para tokoh yang dinilai berkontribusi besar, dedikasi tinggi, serta prestasi nyata dalam mendorong pembangunan Sulsel maupun Indonesia secara luas. Penghargaan diberikan bagi mereka yang konsisten mengabdi di berbagai sektor, mulai pembangunan, pendidikan, ekonomi, sosial-budaya, olahraga, hingga bidang kemanusiaan.

Penganugerahan rencananya terbagi dalam beberapa kategori. Sistem penilaian tidak semata mengacu pada jabatan formal figur, juga mempertimbangkan rekam jejak, daya cipta inovasi, integritas moral, hingga dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Jangkauan penerima penghargaan tidak terbatas figur yang menetap di Sulsel, juga para tokoh berdarah Sulsel yang saat ini berkiprah serta mengukir prestasi di luar daerah.

Melalui ajang ini, PWI Sulsel melakukan penilaian yang objektif, terukur, serta sarat nilai edukasi. Dengan begitu, penganugerahan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, namun mampu memantik lahirnya lebih banyak individu, komunitas, maupun lembaga yang berdedikasi bagi kemajuan publik.

“Sebagai wadah berhimpunnya para jurnalis, PWI memegang peran strategis dalam memberikan panggung kehormatan atas berbagai karya, pengabdian, dan dedikasi masyarakat,” sebut Suwardi.

Usai pelantikan nanti, berbagai program kerja yang telah dirancang segera ditransformasikan ke dalam kegiatan nyata yang produktif dan bermanfaat, baik bagi anggota internal PWI maupun masyarakat luas.

Melalui perancangan dan persiapan matang, 17 Oktober 2026 diikhtiarkan tidak hanya sebagai penanda dimulainya periode baru kepengurusan PWI Sulsel, juga menjadi tonggak penguatan peran pers dalam menjaga profesionalisme, meningkatkan kompetensi wartawan, serta menyajikan karya jurnalistik yang berkualitas, berimbang, dan mencerdaskan bangsa.

Pada puncaknya, jajaran pengurus PWI Sulsel periode 2026–2031 ini bakal dilantik secara langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir.

Editor: Bali Putra