PLN Lakukan Pemeliharaan Infrastruktur Ketenagalistrikan, Pengaturan Beban Bertahap Jaga Keandalan Sistem Sulbagsel

75
lustrasi pemeliharaan jaringan transmisi oleh petugas PLN sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan dan kestabilan Sistem Sulbagsel. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melakukan berbagai upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Beberapa hari terakhir, PLN melaksanakan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada sejumlah fasilitas sistem Sulbagsel guna mengoptimalkan performa dan keandalan pasokan listrik jangka panjang.

Selama proses pemeliharaan, terdapat pengurangan daya mampu pasok pada sistem kelistrikan. Untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik sekaligus mempertahankan kestabilan sistem, PLN melakukan pengaturan beban secara bergilir di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya.

Pengaturan beban dilakukan bertahap dan tidak menyebabkan seluruh wilayah mengalami pemadaman secara bersamaan. Durasi pemadaman diperkirakan 1 hingga 4 jam pada setiap sesi, namun waktu pelaksanaan menyesuaikan kondisi sistem kelistrikan di lapangan.

Tampilan PLTA Bakaru berkapasitas 126 Megawatt (MW) yang berada di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. PLTA Bakaru merupakan salah satu pembangkit listrik berbasis energi air yang berperan dalam memasok kebutuhan listrik pada Sistem Sulbagsel. POTO: ISTIMEWA

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan, pemeliharaan yang dilakukan merupakan upaya preventif dan perbaikan infrastruktur ketenagalistrikan untuk meningkatkan keandalan sistem dalam jangka panjang.

“Beberapa hari terakhir, PLN melaksanakan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulsel dan sekitarnya guna mengoptimalkan performa pasokan tenaga listrik. Pekerjaan ini merupakan upaya PLN menjaga dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan,” ujar Edyansyah.

Edyansyah menjelaskan, selama pekerjaan berlangsung, PLN terus berupaya melakukan percepatan dengan mengerahkan petugas teknis di lapangan. Berbagai langkah dilakukan agar proses pemeliharaan dan pemulihan sistem dapat segera diselesaikan sehingga kondisi kelistrikan kembali normal.

“Petugas teknis PLN terus bekerja secara maksimal di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan. Kami memahami kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat, namun langkah ini diperlukan untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan,” jelasnya.

PLN mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi terkini mengenai wilayah terdampak dan perkembangan penanganan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal informasi resmi PLN, seperti WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) di masing-masing wilayah. Untuk informasi ketenagalistrikan bisa diakses pada link :https://linktr.ee/plnsulselrabar.

Masyarakat juga diimbau mengantisipasi kemungkinan pemadaman dengan mengatur penggunaan peralatan listrik serta menyiapkan sumber listrik cadangan untuk kebutuhan yang bersifat penting.

“Kami memahami, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan sementara yang dialami pelanggan. Semoga dengan dukungan, pengertian, dan kesabaran masyarakat selama proses pemeliharaan, pemulihan berlangsung berjalan lancar dan lebih cepat. PLN all out melakukan upaya terbaik dan mempercepat penyelesaian pekerjaan agar kondisi kelistrikan dapat segera pulih dan kembali normal,” tutup Edyansyah.

*/Editor: Bali Putra