Unhas dan Semen Tonasa Percepat Implementasi Hasil Riset untuk Industri Berkelanjutan

96
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Di tengah tekanan industri untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menekan jejak lingkungan, riset dituntut melampaui publikasi ilmiah. Temuan-temuan di laboratorium harus bertransformasi menjadi teknologi, model pemberdayaan, hingga solusi ekologis yang dapat diterapkan secara langsung di lapangan.

Berangkat dari semangat tersebut, Universitas Hasanuddin (Unhas) dan PT. Semen Tonasa berkolaborasi dengan menandatangani Nota Kesepahaman untuk mendorong lahirnya inovasi berbasis sains yang menjawab kebutuhan industri sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa (JJ), menegaskan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi ilmiah terhadap tantangan yang dihadapi dunia industri. Menurutnya, riset tidak seharusnya berhenti sebagai publikasi akademik, melainkan menjadi dasar lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan daya saing nasional.

“Kerja sama inovasi sangat penting. Tidak ada negara yang mampu mencapai pertumbuhan ekonomi tanpa inovasi. Karena itu, universitas harus hadir melalui riset yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. JJ.

Selain pengembangan riset, kerja sama ini juga memperluas kontribusi Unhas dalam pembangunan sumber daya manusia. Salah satunya melalui skema beasiswa bagi masyarakat di wilayah Ring 1 PT. Semen Tonasa yang memiliki potensi akademik, sehingga semakin banyak generasi muda lokal memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi di Unhas.

Prof. JJ juga menawarkan pengembangan Ayam Alope Unhas di kawasan PT. Semen Tonasa, Kabupaten Pangkep. Program berbasis hasil riset pemuliaan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan lahan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Direktur Utama PT. Semen Tonasa, H. Anies menyampaikan, kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari kemitraan yang selama ini telah berjalan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, kolaborasi juga akan diperkuat melalui pengembangan inovasi ekologi, pendampingan program penghijauan, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

“Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari sinergi yang selama ini telah terbangun. Ke depan, kami ingin memperluas kolaborasi tidak hanya pada bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi industri, lingkungan, dan masyarakat,” ujar Anies.

Kolaborasi ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui hilirisasi riset dan pengembangan inovasi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

Penandatanganan MoU berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026 bertempat di Ruang Rapat Rektor, Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas.  Hadir beberapa pejabat di lingkup Unhas, dan pejabat dari PT. Semen Tonasa.  Kerja sama ini merupakan wujud komitmen sinergi antara perguruan tinggi dan industri, untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan daya saing sektor industri, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Editor: Bali Putra