Empat Bulan, OJK Gelar 137 Kegiatan Edukasi, Menyasar 1,6 Juta Peserta

103
Ilustrasi. Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin saat memberi edukasi keuangan bagi penyandang disabilitas di SLB-A Yayasan YPKCNI Sulawesi Selatan, Maret lalu. POTO: DOK. BISNISSULAWESI.COM

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Selama empat bulan sejak Januari hingga April 2026, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menggeral 137 kegiatan edukasi keuangan dengan menyasar total peserta 1.607.348 orang.

Kegiatan edukasi dilaksanakan dengan tatap muka langsung dan melalui kanal digital, dengan sasaran berbagai lapisan masyarakat kabupaten/kota di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

“Untuk penyelenggaraan kegiatan edukasi, kami berkolaborasi dengan Industri Jasa Keuangan dan pemerintah daerah serta lembaga penegak hukum. Kolaborasi kami jalin optimal sehingga informasi dan pemahaman masyarakat mengenai produk serta layanan keuangan menjadi lebih luas dan meningkat,” ungkap Kepala Kantor OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/05/2026).

Dari sisi penanganan layanan konsumen di Kantor OJK Sulselbar, sepanjang Januari hingga April 2026 terdapat 630 layanan konsumen yang terdiri dari 99 penerimaan informasi, 418 pemberian informasi, dan 113 layanan pengaduan. Dari total layanan konsumen tersebut, sebanyak 243 layanan terkait perbankan, 212 layanan fintech, 108 layanan terkait perusahaan pembiayaan, 26 layanan terkait non-LJK, 18 layanan terkait asuransi, 11 layanan terkait modal ventura, dan 6 layanan terkait pasar modal. Sedangkan, untuk permohonan SLIK pada periode April 2026 terdapat 5.853 layanan baik untuk walk-in maupun online.

“Mei hingga Agustus 2026, OJK bakal melaksanakan program Bulan Literasi Keuangan 2026 yang merupakan bagian dari kampanye nasional Gerakan Cerdas Nasional Keuangan atau GENCARKAN,” sebut Muchlasin.

Tahun ini, dengan tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas” sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang bijak serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan dan aktivitas keuangan ilegal yang semakin marak, khususnya di ruang digital.

Kick-off Bulan Literasi Keuangan telah dilaksanakan 19 Mei lalu, menandai dimulainya Kampanye Nasional Bulan Literasi Keuangan. OJK juga mengajak pelajar untuk lebih melek literasi keuangan sejak dini, di mana, 50 pelajar dari SMA Negeri 1 Makassar hadir dan mendapatkan bekal materi pengelolaan keuangan pelajar dan aktivitas keuangan ilegal.

Editor: Bali Putra