
BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Tim Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menjajagi implementasi produk riset Universitas Hasanuddin (Unhas), khususnya pengembangan kendaraan listrik yang dinilai relevan dengan konsep IKN sebagai kota hijau dan cerdas, Sabtu (09/05/2026). Ini sekaligus mempertegas peran Unhas dalam mendukung pembangunan nasional melalui penguatan hilirisasi riset dan inovasi teknologi.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama Otorita IKN dan Unhas yang telah terjalin sejak awal tahun. Fokus pembahasan diarahkan pada peluang penerapan berbagai inovasi kampus yang tidak hanya berhenti pada level penelitian, tetapi mampu diimplementasikan secara nyata untuk mendukung kebutuhan pembangunan IKN.
Direktur Sarana Prasarana Dasar IKN, Cakra Nagara, menjelaskan pihaknya mengecek langsung sejumlah produk inovasi Unhas, salah satunya kendaraan listrik. Proses ini penting untuk memastikan kesiapan teknologi sebelum diterapkan di kawasan IKN.
“Intinya, kami ingin melihat apakah produk riset ini bisa diterapkan atau tidak,” jelas Cakra Nagara.
Pembangunan IKN yang mengusung green city dan smart building membutuhkan dukungan teknologi yang adaptif, ramah lingkungan, dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Unhas, Muhammad Isran Ramli, menjelaskan, pengembangan kendaraan listrik merupakan bagian dari program strategis Unhas yang dimulai sejak tahun lalu.
“Unhas telah meluncurkan tiga jenis kendaraan listrik, yakni shuttle car, executive car, dan clean car untuk pengangkut sampah. Harapan kami, hasil riset Unhas dapat digunakan instansi mitra, pemerintah, industri, maupun dunia usaha,” jelas Isran.
Kerja sama yang telah dibangun bersama Otorita IKN kini memasuki tahap yang lebih implementatif. Berbagai inovasi diarahkan dapat mendukung sistem transportasi dan layanan berbasis energi bersih di kawasan IKN.
Editor: Bali Putra








