Guru Besar UGM Paparkan Analisis dan Penjaminan Mutu pada Kegiatan Ilmiah Laboratorium Kimia Farmasi Unhas

62
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap keamanan dan kualitas produk kesehatan, kimia analisis farmasi menempati posisi yang semakin strategis. Bidang ini tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengujian, juga menjadi fondasi ilmiah dalam memastikan setiap sediaan farmasi memenuhi standar mutu yang ketat.

Pemahaman tersebut menjadi fokus dalam kegiatan ilmiah yang menghadirkan Guru Besar Unversitas Gadjah Mada (UGM) Abdul Rohman, sebagai narasumber secara virtual, , Sabtu (25/04/2026).

Prof Rohman menegaskan, kimia analisis farmasi memiliki peran krusial dalam menjamin mutu produk kesehatan, mulai tahap awal hingga produk siap digunakan masyarakat.

“Proses analisis mencakup identifikasi bahan, pemurnian, hingga penentuan kadar zat aktif secara presisi. Seluruh tahapan ini bertujuan untuk memastikan keamanan, khasiat, dan stabilitas produk farmasi,” jelasnya.

Analisis farmasi juga berfungsi sebagai mekanisme deteksi dini terhadap keberadaan pengotor. Pengawasan terhadap parameter fisikokimia dinilai sangat penting untuk menjaga konsistensi mutu produk sepanjang siklus produksinya.

Dalam praktik laboratorium, keandalan hasil analisis sangat bergantung pada metode yang digunakan. Oleh karena itu, validasi dan verifikasi metode menjadi aspek yang tidak terpisahkan dalam menjamin kualitas data yang dihasilkan. Menurutnya, metode analisis harus mampu menghasilkan data yang akurat, presisi, dan dapat direproduksi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Farmasi Unhas, Abdul Rahim, menegaskan pentingnya penguatan keilmuan kimia analisis farmasi sebagai pondasi dalam menjawab tantangan mutu produk kesehatan yang semakin kompleks. Menurutnya, kolaborasi antara akademisi dan pakar menjadi kunci dalam menjaga standar kualitas yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dirinya berharap, kegiatan ilmiah seperti ini dapat terus menjadi ruang strategis dalam memperkuat kapasitas keilmuan sivitas akademika sekaligus mendorong lahirnya praktik-praktik analisis yang unggul, akurat, dan berdaya saing global.

Editor: Bali Putra