
BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Makassar menyambut positif inisiatif kolaboratif sebagai langkah strategis dalam memperkuat pelestarian budaya. Disbud Juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga warisan budaya leluhur.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Patiware saat menerima Tim Kerja “Gaukang Ri Lakkang” di Ruang Kerja Kepala Dinas Kebudayaan, baru-baru ini.
Pertemuan membahas upaya pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya lokal, khususnya yang berkaitan dengan warisan Gaukang sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Makassar.

“Kami di Dinas Kebudayaan menyambut baik inisiatif kolaboratif dari tim kerja “Gaukang Ri Lakkang” sebagai langkah strategis dalam memperkuat pelestarian budaya serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga warisan leluhur,” sebut Andi Patiware.
Berbagai upaya terus dilakukan Disbud Makassar, termasuk dalam memperkuat landasan hukum pelestarian cagar budaya di Kota Makassar, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga warisan sejarah sebagai identitas dan kekuatan budaya kota.
Seperti melalui kehadiran Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Patioware mendampingi Wali Kota Makassar pada Rapat Paripurna Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025/2026 DPRD Kota Makassar yang berlangsung di Ruang Sipakatau, Balaikota Makassar, beberapa waktu lalu.
Rapat paripurna ini membahas dua agenda penting, yaitu penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kota Makassar terhadap Ranperda tentang Pelestarian Cagar Budaya, serta pengambilan keputusan terhadap Ranperda tersebut yang dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom Meeting.
“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat landasan hukum pelestarian cagar budaya di Kota Makassar, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga warisan sejarah sebagai identitas dan kekuatan budaya kota,” jelas Andi Patiware.
Selain itu, Ia bersama Sekretaris Dinas Kebudayaan juga menghadiri kegiatan Implementasi SAKIP 2026 di Hotel Aryaduta Makassar.
Kegiatan yang dibuka langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan dihadiri seluruh Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar, merupakan forum strategis memperkuat sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah menuju tata kelola yang lebih efektif, terukur, dan berdampak bagi masyarakat.
Kehadiran Dinas Kebudayaan merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung transformasi kinerja serta memastikan setiap program kebudayaan memberikan manfaat nyata bagi Kota Makassar.
Bali Putra








