BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (LPPM Unhas) memperkuat kolaborasi riset global dengan menyelenggarakan sosialisasi riset kolaborasi Thematic Research Group (TRG) dan Partnership for Australia-Indonesia Research (PAIR) Sulawesi, Kamis (19/02/2026).
Ketua LPPM Unhas, Muh. Nasrum Massi, menyebutkan, sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai skema riset kolaborasi TRG sekaligus membuka peluang kemitraan melalui program PAIR Sulawesi.
TRG merupakan model pengelompokan riset berbasis tema strategis universitas yang dirancang untuk mendorong kolaborasi lintas disiplin dan fakultas. Tidak hanya mengonsolidasikan tema-tema riset unggulan universitas, juga membangun kultur kolaborasi lintas disiplin.
“Melalui pendekatan ini, kami berharap lahir riset-riset yang kuat secara metodologis, relevan terhadap kebutuhan masyarakat, serta berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja penelitian dan inovasi Unhas secara berkelanjutan,” jelas Prof Nasrum.
Sementara itu, program PAIR Sulawesi sebagai bagian dari inisiatif Partnership for Australia-Indonesia Research membuka ruang kolaborasi antara peneliti Indonesia dan Australia dalam menjawab isu-isu strategis di kawasan Sulawesi. Program ini menekankan penguatan kapasitas riset, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan solusi berbasis bukti.
Kegiatan resmi dibuka Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa (Prof. JJ). Menurutnya, penguatan riset kolaboratif merupakan pondasi utama dalam meningkatkan reputasi dan daya saing universitas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Keunggulan sebuah universitas hari ini tidak lagi ditentukan oleh kerja individual, tetapi oleh kemampuan membangun kolaborasi yang solid dan produktif. Riset kolaboratif adalah pondasi untuk menghadirkan inovasi yang berdampak dan mengangkat reputasi institusi di kancah global,” tegas Prof JJ.
Editor: Bali Putra









