Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bersama Kadis ESDM Sulsel Tinjau Kesiapan Energi Jelang Ramadan 1447 H

51
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetia, meninjau SPBU Pertamina di Jalan Urip Sumoharjo serta pangkalan LPG 3 Kg di kawasan yang sama, Selasa (17/02/2026). POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetia, meninjau SPBU Pertamina di Jalan Urip Sumoharjo serta pangkalan LPG 3 Kg di kawasan yang sama, Selasa (17/02/2026). Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan pasokan dan pelayanan energi menghadapi Ramadan 1447 H.

Pertamina bersama Kadis ESDM mengecek langsung akurasi takaran BBM melalui uji tera dispenser serta pengujian kualitas produk mencakup parameter density dan temperature. Ini, untuk memastikan volume dan mutu BBM yang diterima masyarakat sesuai standar berlaku.

Plt. Kepala Dinas ESDM Sulsel, Andi Eka Prasetia, menegaskan, pengawasan menjelang Ramadan merupakan upaya preventif untuk kelancaran dan ketertiban distribusi energi.

Pertamina Patra Naiga SUlawesi menyatakan, stok LPG dalam kondisi aman dan distribusilancar selama Ramadan. POTO: ISTIMEWA

“Kami memastikan kesiapan di lapangan tidak hanya pada ketersediaan stok, juga kualitas produk dan aspek pelayanan. Potensi peningkatan permintaan harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan gangguan di masyarakat,” ujarnya.

SBM Sulselbar I Fuel, Muhammad Yoga Prabowo, menyampaikan, konsumsi gasoline selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri diperkirakan mengalami peningkatan dibandingkan rata-rata normal.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah meningkatkan kesiapan stok dan suplai selama periode Ramadan. Penguatan suplai dilakukan melalui tiga terminal utama, yakni IT Makassar, FT Parepare, dan FT Palopo, guna memastikan distribusi berjalan optimal di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

“Stok BBM untuk wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar, dalam kondisi aman dan terjaga. Penguatan suplai dari terminal-terminal utama telah kami siapkan agar kebutuhan masyarakat selama periode mobilitas tinggi dapat terpenuhi tanpa kendala,” jelasnya.

Sementara itu, SBM Sulselbar VI Gas, Wahyu Purwatmo, menyampaikan bahwa konsumsi LPG menjelang dan selama Ramadan menunjukkan tren peningkatan seiring bertambahnya aktivitas masyarakat.

Untuk menjaga ketersediaan, Pertamina melakukan penambahan suplai LPG 3 Kg sebanyak 426.840 tabung selama Februari 2026 untuk wilayah Sulawesi Selatan. Distribusi dilakukan secara terjadwal dan diawasi secara ketat agar pasokan tetap lancar hingga tingkat pangkalan.

Ia juga menambahkan bahwa operasional penyaluran LPG 3 Kg tetap berjalan normal, termasuk pada hari libur nasional seperti perayaan Imlek, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan.

“Stok LPG dalam kondisi aman dan distribusi terus kami awasi agar berjalan sesuai ketentuan. Operasional penyaluran tetap berlangsung, termasuk pada hari libur, untuk menjaga kontinuitas pasokan di masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan LPG 3 Kg sesuai peruntukannya. Delapan sektor usaha yang tidak berhak menggunakan LPG subsidi sebagaimana diatur dalam regulasi Kementerian ESDM diharapkan beralih ke Bright Gas atau produk nonsubsidi lainnya agar distribusi tetap tepat sasaran.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa Pertamina mengoperasikan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri dengan pengawasan intensif di seluruh wilayah operasional.

“Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat, serta lembaga penyalur terus diperkuat. Fokus kami memastikan distribusi energi berjalan lancar sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah Ramadan dengan tenang,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina, kesiapan distribusi BBM dan LPG di Sulawesi Selatan dipastikan tetap terjaga selama Ramadan tahun ini.

*/Editor: Bali Putra