Unibos, Gelar Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi Kedokteran, Momentum Penguatan Mutu dan Daya Saing

828
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Bosowa melaksanakan asesmen lapangan akreditasi untuk Program Studi Pendidikan Dokter dan Program Studi Profesi Dokter selama tiga hari, 15 – 17 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi momentum strategis penguatan mutu tata kelola, kualitas pendidikan, serta peningkatan daya saing FK Unibos di tingkat nasional.

Asesmen lapangan menghadirkan lima asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan, yakni Adi Koesoema Aman, I Gusti Putu Suka Aryana, Mohammad Rizki Akbar, Aila Karyus, dan Widya Wasityatuti.

Berlangsung di Ruang Rapat Senat lantai 9 Gedung I Unibos. Tim asesor melakukan wawancara dengan pimpinan universitas, fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan, sekaligus meninjau seluruh fasilitas pendukung pendidikan di FK Unibos.

Hari kedua, dilanjutkan kunjungan ke rumah sakit jejaring pendidikan Unibos, untuk memastikan keterpaduan proses pendidikan klinik, ketersediaan sarana prasarana, serta kualitas pembelajaran mahasiswa di wahana praktik.

Hari ketiga, tim asesor melaksanakan diskusi internal dan pemeriksaan lanjutan dokumen akreditasi. Seluruh rangkaian asesmen ditutup resmi di atas kapal phinisi di kawasan Pantai Losari.

Wakil Rektor I Unibos, Sutia Budi, mengatakan, asesmen lapangan, momen penting bagi Unibos untuk mendapatkan masukan, bimbingan, dan arahan dari para asesor guna mendorong FK lebih unggul. Ia menegaskan komitmen universitas untuk terus terbuka secara objektif dalam menyajikan data dan fakta, serta menjadikan akreditasi sebagai bagian dari penjaminan mutu berkelanjutan.

Ketua Badan Pembina Harian Yayasan Aksa Mahmud, Asrul Hidayat, mendukung pengembangan FK Unibos. Ia berharap proses asesmen, menghasilkan capaian terbaik sekaligus menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kualitas pendidikan dokter.

Sementara itu, Dekan FK Unibos, Rahmawati Thamrin, berharap kehadiran asesor sebagai penilai, sekaligus pembimbing yang memberikan masukan konstruktif demi pengembangan fakultas di masa mendatang.

Mewakili tim asesor, Adi Koesoema Aman, menyampaikan asesmen lapangan bertujuan menilai kualitas pelaksanaan pendidikan secara menyeluruh, dengan penekanan pada aspek mutu dan keberlanjutan.

“Proses ini dilakukan objektif dan profesional sebagai upaya menjaga standar pendidikan kedokteran di Indonesia,” katanya.

Melalui asesmen lapangan, Unibos berkomitmen terus meningkatkan kualitas FK, baik dari aspek akademik, tata kelola, maupun kontribusi nyata bagi bangsa. Hasil asesmen menjadi pijakan penting mewujudkan FK Unibos yang semakin unggul, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan kesehatan masyarakat.

Editor: Bali Putra