Unhas Masuk Jajaran 201–300 Dunia THE Impact Rankings 2026, Lampaui Target Nasional

94
Sumber poto: www.unhas.ac.id

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) masuk dalam jajaran 200-300 kampus dunia, hasil Times Higher Education Impact Rankings 2026 yang diumumkan pada “Global Sustainable Development Congress 2026” di ICE BSD City, Jakarta, Selasa (24/06/2026). Unhas berhasil naik dua pita dari posisi 401–600 pada 2025.

Capaian ini sekaligus melampaui target Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bagi Unhas pada 2026, yakni kelompok 301–400 dunia. Secara nasional, Unhas naik satu peringkat, berada pada posisi 10 besar nasional.

THE Impact Rankings merupakan pemeringkatan global yang menilai kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian SDGs. Penilaian dilakukan melalui berbagai indikator yang mencakup tata kelola institusi, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemitraan, serta dampak nyata yang dihasilkan dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa (Prof. JJ), menyebutkan, lompatan yang dicapai tahun ini menunjukkan kapasitas Unhas untuk bersaing di tingkat global. Berbagai kebijakan telah diambil dan diimplementasikan, untuk memastikan Unhas menjadi kampus yang memenuhi standar operasional yang ramah terhadap lingkungan dan menjaga kelestarian pembangunan.

“Dalam beberapa tahun terakhir, prinsip Good University Governance, menjadi fondasi utama tata Kelola Unhas. Di mana implementasi tridarma harus dapat menjawab tuntutan pencapaian visi dan misi Unhas, sekaligus memastikan kehidupan akademik hari ini merupakan titipan dari generasi mendatang,” kata Prof. JJ.

Rektor Unhas dijadwalkan akan memaparkan praktik baik tata kelola kampus yang mendorong akselerasi SDGs dalam Forum Nasional SDGs Center Conference, yang digelar BPPENAS sebagai Sekretariat Nasional SDGs Indonesia, Kamis, 25 Juni 2026.

Sekretaris Universitas Hasanuddin, Sumbangan Baja, menjelaskan, capaian Unhas tahun ini tidak lepas dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam memperkuat implementasi SDGs di berbagai bidang.

“Capaian ini membuktikan, berbagai program dan aktivitas yang dijalankan Unhas telah memberikan kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Sejumlah aspek yang belum optimal akan menjadi perhatian ke depan, terutama dalam penguatan pelaporan dan dokumentasi data.  Unhas memiliki banyak praktik baik dalam implementasi SDGs. Tantangannya adalah memastikan seluruh capaian tersebut terdokumentasi, sehingga dapat tercermin secara maksimal dalam proses penilaian.

Sementara itu, Direktur Peningkatan Reputasi Unhas, Rohani Ambo Rappe, mengatakan, capaian ini merupakan hasil dari strategi terpadu antara implementasi dan pelaporan.  Setiap aktivitas perlu didokumenasikan, sehingga dapat menjadi bukti dalam pelaporan.

“Unhas akan memperkuat konsistensi implementasi SDGs di seluruh unit kerja, sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola data dan pelaporan sebagai bagian penting dalam proses pemeringkatan internasional. Penguatan ini juga akan diarahkan pada optimalisasi kolaborasi dengan berbagai mitra, baik di tingkat nasional maupun global,” katanya.

Capaian ini menegaskan posisi Unhas sebagai perguruan tinggi yang terus menguat dalam kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya saing di tingkat internasional melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Posisi Perguruan Tinggi Indonesia dalam Peringkat THE Impact Ranking 2026

  1. Universitas Airlangga
  2. Universitas Indonesia
  3. Universitas Gadjah Mada
  4. IPB University
  5. Universitas Padjadjaran
  6. BINUS University
  7. Institut Teknologi Surabaya
  8. Universitas Sebelas Maret
  9. Universitas Diponegoro
  10. Universitas Hasanuddin.

Editor: Bali Putra