TransNusa Buka Penerbangan Langsung Makassar – Manado

157
Maskapai TransNusa resmi membuka rute penerbangan langsung ke Manado (MDC) dari Makassar (UPG) dan Makassar (UPG)–Manado (MDC) melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Penerbangan perdana rute tersebut mulai beroperasi, Senin 28 September 2026. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAROS –  Maskapai TransNusa resmi membuka rute penerbangan langsung ke Manado (MDC) dari Makassar (UPG) dan Makassar (UPG)–Manado (MDC) melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Penerbangan perdana rute tersebut mulai beroperasi, Senin 28 September 2026.

Saat ini, frekuensi penerbangan baru satu kali dalam sehari dan akan bertambah menjadi dua kali sehari mulai 10 Oktober mendatang.

“Pembukaan rute baru ini menjadi bagian dari pengembangan jaringan penerbangan TransNusa di kawasan Indonesia Timur sekaligus menambah pilihan konektivitas langsung antara Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan,” ungkap General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha.

Screenshot

Hadirnya penerbangan langsung Makassar – Manado diharapkan dapat memberikan pilihan perjalanan yang lebih praktis bagi masyarakat, sekaligus mendukung mobilitas untuk berbagai kebutuhan, termasuk aktivitas bisnis, pariwisata, dan perjalanan antardaerah.

Menurut Ruly, Makassar merupakan salah satu simpul transportasi dan perdagangan utama di kawasan Indonesia Timur, sementara Manado memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk menuju Sulawesi Utara dan berbagai destinasi wisata di sekitarnya.

“Konektivitas langsung kedua kota tersebut turut membuka alternatif perjalanan bagi masyarakat yang sebelumnya memerlukan penerbangan lanjutan,” sebutnya.

Hadirnya rute baru ini menambah pilihan konektivitas bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebagai salah satu simpul transportasi udara di kawasan Indonesia Timur.

“Pembukaan rute langsung Manado–Makassar oleh TransNusa menjadi tambahan pilihan konektivitas bagi masyarakat di Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan. Kami berharap hadirnya rute ini dapat mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas bisnis, maupun pariwisata antardaerah, sekaligus memberikan pilihan perjalanan yang semakin beragam melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin,” tambah Ruly.

Pada penerbangan perdana, penerbangan TransNusa dengan nomor penerbangan 8B 255 berangkat dari Manado pada pukul 14.00 waktu setempat dan tiba di Makassar pada pukul 15.45 WITA. Untuk

penerbangan sebaliknya, penerbangan 8B 256 berangkat dari Makassar pada pukul 16.15 WITA dan tiba di Manado pada pukul 18.00 waktu setempat, dengan mencatat 67 Penumpang penerbangan dari Manado (MDC) – Makassar (UPG) dan 64 Penumpang pada rute Makassar (UPG) – Manado (UPG).

Hal ini menandai dimulainya konektivitas langsung TransNusa antara Manado dan Makassar yang diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat. Mulai 10 Oktober 2026, TransNusa akan menambah frekuensi penerbangan menjadi dua kali sehari untuk rute pulang-pergi Manado–Makassar.

Selain penerbangan 8B 255 dan 8B 256, tersedia penerbangan 8B 251 yang berangkat dari Manado pukul 05.45 dan tiba di Makassar pukul 07.30, serta penerbangan 8B 252 yang berangkat dari Makassar pukul 08.00 dan tiba di Manado pukul 09.45. Penerbangan rute Manado–Makassar dan Makassar–Manado dilayani menggunakan armada COMAC C909, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 45 menit.

Penambahan frekuensi menjadi dua kali sehari memberikan alternatif waktu perjalanan yang lebih beragam bagi penumpang dari kedua wilayah.

Dengan beroperasinya rute langsung Manado–Makassar, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terus mendukung pengembangan konektivitas udara antardaerah, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Kehadiran rute ini diharapkan dapat memperluas pilihan perjalanan masyarakat serta mendukung pergerakan wisatawan dan pelaku usaha antara Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.

Editor: Bali Putra