Tembus 122,12 Persen, Penerimaan Bea Cukai Capai Rp667,36 Miliar

240
Kanwil DJBC Sulbagsel menutup 2025 dengan capaian positif. Penerimaan tembus 122,12 persen atau sekitar Rp667,36 miliar dari target yang ditetapkan Rp546,49 miliar. POTO: BALI PUTRA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Kanwil DJBC Sulbagsel) menutup 2025 dengan capaian positif. Penerimaan, tembus 122,12 persen atau sekitar Rp667,36 miliar dari target yang ditetapkan Rp546,49 miliar ( Data hingga pukul 10.00 Wita, 31 Desember 2025).

Capaian tersebut, tentu tidak terlepas dari kondisi perekonomian nasional dan daerah yang terus membaik. “Capaian kepabeanan dan cukai di wilayah kerja DJBC Sulbagsel hingga Desember 2025, menunjukkan tren yang terus membaik,” ujar Kepala Kanwil DJBC Sulbagsel, Djaka Kusmartata, Senin (05/01/2026).

Kepala Kanwil DJBC Sulbagsel, Djaka Kusmartata. POTO: BALI PUTRA

Djaka menjelaskan, penerimaan bersumber dari Bea Masuk sebesar Rp507,62 miliar, kemudian Bea Keluar Rp51,73 miliar, dan Cukai Rp108,00 miliar.

Ia mengapresiasi seluruh pihak dan masyarakat atas dukungan dalam mengawal kinerja DJBC Sulbagsel. Apresiasi juga disampaikan kepada pengguna jasa atas kepatuhan yang luar biasa.

“Ketaatan pengguna jasa merupakan kontribusi nyata yang mengalir langsung sebagai penerimaan negara dan pondasi pembangunan bangsa,” tambahnya.

Djaka mengatakan, selama ini pihaknya menjalin sinergi yang kokoh dan kolaborasi intensif dengan apparat penegak hukum. Karena Ia meyakini, sinergi dan kolaborasi merupakan kunci keberhasilan Kanwil DJBC Sulbagsel, dalam pengawasan dan pemberantasan penyelundupan sebagai bagian dari perlindungan kepada masyarakat.

“Untuk seluruh masyarakat kami berterima kasih atas dukungan dan perhatian konstruktif, yang memacu kami untuk bekerja lebih transparan, akuntabel, dan professional demi mewujudkan bea cukai yang makin baik dan dipercaya,” katanya.

Sementara itu, hasil survei kepuasan masyarakat Triwulan IV-2025 Kanwil DJBC Sulbagsel berhasil memperoleh nilai 3,82 dari skala 4 atau sangat baik dengan Nilai Interval Konversi (NIK), 95,56 dari skala 100.

“Dukungan dan masukan masyarakat terus menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang. Bea Cukai menghargai peran aktif masyarakat dan menjadikan umpan balik sebagai pendorong untuk perbaikan berkelanjutan,” pungkas Djaka.

Bali Putra