Satu Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Teridentifikasi

135
Tangkapan layar, IG:sar-nas. Saat evakuasi korban kedua yang kemudian teridentifikasi pramugari ATR 42-500 berusia 33 tahun atas nama Florencia Lolita Wibisono.

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang ditemukan kedua oleh Tim SAR Gabungan dilereng dengan kedalaman 500 meter dari puncak Gunung Bulu Saraung, Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), teridentifikasi atas nama Florencia Lolita Wibisono. Korban merupakan pramugari berusia 33 tahun.

Kepastian identifikasi berdasarkan hasil pemeriksaan tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulsel terhadap sejumlah elemen seperti sidik jari, data gigi, properti dan ciri medis korban.

Tim DVI Biddokes Polda Sulsel menyerahkan jenazah korban atas nama Florencia kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan di Jakarta.

Kakak kandung korban, Felix mengaku bersyukur dan berterima kasih dengan kerja keras seluruh pihak yang telah membatu menemukan korban.

Ia juga mendoakan seluruh korban bisa segera ditemukan dan keluarga mereka diberikan kekuatan menghadapi cobaan.

Sebelum ditemukan jenazah korban Florensia, telah ditemukan satu korban lain berjenis kelamin laki-laki dan belum teridentifikasi.

Bali Putra/Berbagai Sumber