Pertamina Patra Niaga Tambah SPBU Modular di CPI, Antrean di Makassar Melandai

86
Pertamina Patra Niaga Sulawesi memperluas akses pelayanan dengan menempatkan SPBU modular di CPI, sekaligus memberlakukan sistem ganjil-genap untuk kendaraan roda dua umum. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR  – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar melandai. Berbagai langkah penguatan pelayanan dan distribusi BBM dilakukan Pertamina Patra Niaga bersama Pemprov Sulsel, salah satunya memperluas akses pelayanan dengan menempatkan tiga SPBU modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), persisnya sekitar Masjid 99 Kubah, Makassar.

Penempatan SPBU Modular, merupakan kolaborasi Pertamina dengan Pemprov Sulsel untuk membantu mengurai konsentrasi kendaraan di SPBU eksisting.

Satgas Layanan BBM di CPI melayani Pertalite khusus kendaraan roda dua, dengan sistem ganjil-genap (nomor polisi) untuk kendaraan umum. Sementara khusus kendaraan ojek online (Ojol), tidak diberlakukan sistem ganjil-genap. Setiap kendaraan dapat melakukan pengisian maksimal 3 liter dengan pembayaran melalui EDC maupun tunai.

Pertamina memberi perlakuan lebih kepada pengendara Ojol dengan tidak memberakukan sistem ganjil-genap pada SPBU Modular di CPI. POTO: ISTIMEWA

Selain penambahan SPBU modular, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pelayanan melalui rekonfigurasi SPBU, penambahan nozzle dan operator, serta pengoperasian 25 SPBU selama 24 jam.

Distribusi BBM juga terus dilakukan setiap hari untuk menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar menunjukkan perkembangan yang semakin baik.

“Kami melihat kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar hari ini semakin landai. Kami terus memperkuat pelayanan melalui penambahan titik pengisian, pengoperasian SPBU 24 jam, penambahan nozzle dan operator, serta memastikan distribusi BBM terus berjalan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi dukungan Pemprov Sulsel dan masyarakat yang bersama-sama mengikuti pengaturan di lapangan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri turut hadir langsung di Makassar untuk memastikan berbagai langkah penanganan dan penguatan pelayanan berjalan di lapangan. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari penguatan pengawasan dan memastikan kebutuhan penanganan dapat segera ditindaklanjuti bersama stakeholder di daerah.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memantau kondisi SPBU dan melakukan evaluasi terhadap pelayanan serta distribusi BBM sesuai perkembangan di lapangan. Bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan stakeholder terkait, Pertamina berkomitmen terus memperkuat pelayanan agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih lancar dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

*/Editor: Bali Putra