Perkuat Tata Kelola Arsip Digital, Pelindo Regional 4 Gelar Bimtek Aplikasi “P-ERCENT” Tahap 2

172
Bimtek aplikasi P-ERCENT tahap 2 yang diselenggarakan Pelindo Regional 4, di Makassar, selama dua hari, Selasa dan Rabu (13–14 Januari 2026). POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 terus memperkuat tata kelola perusahaan berbasis digital melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi Pelindo Electronic Record Center (P-ERCENT) tahap 2, di Ruang Rapat Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Selasa dan Rabu (13–14 Januari 2026).

Bimtek diikuti 56 peserta dari Regional 4 dan seluruh cabang di wilayah kerja Pelindo Regional 4. Peserta merupakan unsur Unit Kearsipan dan Unit Pengolah atau unit kerja yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan arsip dinamis perusahaan.

Division Head Pengelolaan Keuangan dan Perpajakan Pelindo Regional 4, Muh. Ichsan Bayupah, menyebutkan, penguatan sistem kearsipan digital merupakan bagian penting menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dokumen perusahaan.

“Pengelolaan arsip yang tertib, aman, dan terintegrasi bukan sekadar kebutuhan administratif, tetapi menjadi fondasi penting mendukung tata kelola keuangan dan kepatuhan perusahaan. Melalui implementasi aplikasi P-ERCENT yang terintegrasi dengan Pelindo E-Office, seluruh proses pengelolaan arsip dinamis dapat dilakukan secara lebih sistematis dan akuntabel,” ujar Ichsan.

Pemahaman menyeluruh terhadap alur pemindahan arsip inaktif sangat dibutuhkan agar setiap unit kerja dapat menjalankan peran secara konsisten sesuai ketentuan perusahaan.

Sementara itu, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menekankan, Bimtek P-ERCENT tahap 2 merupakan bagian dari transformasi budaya kerja menuju digitalisasi administrasi dan kearsipan.

“Kami mendorong seluruh Unit Kearsipan dan Unit Pengolah untuk tidak hanya memahami aspek teknis aplikasi, juga menyadari pentingnya peran masing-masing dalam menjaga siklus hidup arsip perusahaan. Arsip yang terkelola dengan baik akan mendukung kelancaran operasional, pengambilan keputusan, serta mitigasi risiko di kemudian hari,” jelas Rinto.

Rinto juga menegaskan, transformasi digital di bidang kearsipan sejalan dengan upaya Pelindo meningkatkan kualitas layanan internal dan memperkuat sistem pendukung manajemen perusahaan.

Adapun aplikasi P-ERCENT merupakan sistem pengelolaan arsip dinamis perusahaan, yang mencakup arsip aktif, arsip inaktif, dan arsip vital, dengan akses login yang diberikan secara terbatas kepada Unit Kearsipan dan Unit Pengolah.

Pada tahap 2-2026, implementasi integrasi antara Pelindo E-Office (PEO) dan P-ERCENT meliputi sejumlah rangkaian kegiatan, antara lain Bimtek, sosialisasi kepada pekerja pengguna aplikasi PEO, pemberitahuan pemindahan arsip inaktif oleh Unit Kearsipan, Seleksi arsip inaktif usul pindah oleh Unit Pengolah/Unit Kerja, dan Persetujuan pemindahan arsip oleh para pihak terkait.

Melalui kegiatan ini, Pelindo Regional 4 menargetkan tercapainya pemahaman yang utuh terhadap alur proses pemindahan arsip inaktif untuk arsip elektronik, optimalisasi fungsi monitoring oleh Unit Kearsipan di tingkat regional, serta terlaksananya pemindahan arsip inaktif dari Pelindo E-Office ke P-ERCENT sesuai dengan ketentuan perusahaan.

Terselenggaranya Bimtek aplikasi P-ERCENT tahap 2, Pelindo Regional 4 berharap pengelolaan arsip dinamis di seluruh unit kerja, berjalan lebih tertib, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola perusahaan modern, profesional, dan berdaya saing.

Editor: Bali Putra