
BISNISSULAWESI.COM, AMBON – Peringatan “ANZAC Day” Commonwealth War Cemetery atau Pemakaman Pahlawan Persemakmuran di Ambon berlangsung khidmat, Sabtu (25/04/2026).
ANZAC Day adalah hari nasional di Australia dan Selandia Baru untuk menghormati seluruh warga negaranya yang pernah bertugas, serta mengenang mereka yang gugur dalam berbagai medan perang, konflik, maupun misi perdamaian.
Hadir dalam peringatan di Ambn, Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, Atase Angkatan Udara di Kedutaan Besar Australia, Kapten Mark Daly dan sejumlah tamu penting, termasuk pengunjung dari Australia.

Tercatat lebih dari 1.000 prajurit Australia dikuburkan di pemakaman Commonwealth War Cemetery di Ambon. Semuanya gugur antara 1942-1945, selama Perang Dunia II.
Beberapa pengunjung dari Australia yang ikut upacara ANZAC Day adalah keturunan para pahlawan Australia yang gugur.
“Hari ini memiliki makna yang mendalam bagi warga Australia dan Selandia Baru. Setiap tahun orang Australia berkunjung ke Ambon untuk mengikuti upacara yang penuh khidmat ini,” ungkap Konsul-Jenderal, Todd Dias.
Dikatakan, pemakaman di Ambon adalah pemakaman persemakmuran yang paling besar di Indonesia. Walaupun menyimpan sejarah penuh perjuangan, tempat ini begitu tenang, damai dan indah.
ANZAC Day, peringatan yang dilakukan setiap tanggal 25 April pada saat matahari terbit. Bertujuan untuk mengenang dan menghormati tentara Australia dan Selandia Baru yang gugur di Gallipoli, Turkiye, pada saat Perang Dunia I. Selain dari Ambon, upacara peringatan ANZAC Day diselenggarakan di Balikpapan, Jakarta, Bali, Surabaya dan Bandung.
Editor: Bali Putra








