
BISNISSULAWESI.COM, MAROS – Pergerakan harian pesawat dan penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) pascaNatal dan menjelang tahun baru, mengalami penurunan. Seperti terjadi, Senin (29/12/2025).
Berdasarkan data lalu lintas udara Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang tercatat pada Posko Nataru 2025/2026, saat itu terjadi 218 pergerakan pesawat dengan 25.986 penumpang. Mengalami penurunan dibanding data sehari sebelumnya (Minggu, 28 Desember 2025, red), tercatat 222 pergerakan pesawat dengan 29.522 penumpang.
Penurunan juga terjadi di sisi arus kargo yang tercatat 242.305 kilogram. Angka ini, menurun dibanding sehari sebelumnya, tercatat 261.474 kilogram.
PGS Branch Communication & CSR Angkasa Pura Indonesia (API) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira menyebutkan, Senin, 29 Desember 2025, pihaknya memberlakukan tiga penambahan penerbangan yakni maskapai Sriwijaya Air dan Lion Air dengan rute Makassar – Nabire, Makassar – Bali dan Makassar – Timika.
“Untuk extraflight, angkanya meningkat dibandingkan sehari sebelumnya (Minggu, 28 Desember 2025, red), di mana kami hanya memberlakukan satu extraflight maskapai Lion Air dengan rute Makassar – Cengkareng,” ujat Taufan, Selasa (30/12/2025).
Sementara itu, dari data rekapitulasi Posko Nataru sejak 15 – 29 Desember 2025, arus pesawat tercatat 3.398 pergerakan, dengan 447.047 penumpang, dan 4.286 ton arus kargo.
Tercatat total 66 penambahan penerbangan maskapai Sriwijaya Air, Batik Air, dan Lion Air dengan rute Makassar – Biak, Makassar- Timika, Makassar – Nabire, Makassar – Sorong, Makassar – Denpasar, Makassar – Cengkareng.
Cengkareng, Surabaya, dan Kendari, masih menjadi top rute masing-masing dengan 108.996 penumpang, 47.824 penumpang, dan 27.552 penumpang.
Editor: Bali Putra








