Pemkot Makassar Gandeng DLU Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu

152
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, dalam hal ini Kecamatan Wajo menggandeng PT Dharma Lautan Utama (DLU) membangun sistem pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat. Ini, bentuk dukungan terhadap program Makassar bebas sampah.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Wajo, Ivan Kalalembang, mengatakan DLU merupakan perusahaan transportasi laut nasional yang berkomitmen mendukung Makassar bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Kerja sama ini merupakan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang dimulai dari sumbernya,” ujar Ivan, Minggu (19/07/2026).

Melalui program tersebut, DLU menerapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) dalam operasional kapal sekaligus memperluas implementasinya kepada masyarakat dengan menghadirkan fasilitas pemilahan sampah yang dapat dimanfaatkan warga.

“Kami berharap program ini mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sampah melalui proses pemilahan dan daur ulang,” harapnya.

Ivan menjelaskan, keberadaan fasilitas pemilahan sampah menjadi langkah penting membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Ini sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang terus mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dari sekadar membuang menjadi memilah dan mengolah sejak dari rumah tangga maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dikatakan, semakin banyak perusahaan yang terlibat melalui program tanggung jawab sosial, semakin besar pula dukungan terhadap upaya mewujudkan Makassar sebagai kota yang bersih dan sehat.

Dia menambahkan, budaya memilah dan mengelola sampah dapat terus tumbuh menjadi kebiasaan masyarakat, sehingga target pengurangan timbulan sampah menuju Makassar Zero Waste dapat tercapai.

Editor: Bali Putra