Orasi Ilmiah dan Penerimaan Tiga Profesor Baru, Perkuat Posisi Unibos sebagai Pusat Keilmuan Strategis

346
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Komitmen Universitas Bosowa (Unibos) terus memperkuat kualitas akademik dan kontribusi keilmuan nasional dengan pelaksanaan Orasi Ilmiah dan Penerimaan Profesor, Rabu (07/01/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balai Sidang 45 Unibos, menjadi momentum penting pengembangan ilmu pengetahuan berorientasi solusi strategis bagi pembangunan daerah dan nasional.

Tiga profesor yang menyampaikan orasi ilmiah,, yakni Andi Tenri Fitriyah yang merupakan Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Pertanian dengan kepakaran ketahanan dan pola konsumsi pangan alternatif, kemudian Chahyono (Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen dengan kepakaran inovasi manajemen dan keberlanjutan usaha ekonomi), dan Baharuddin (Guru Besar Bidang Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian dengan kepakaran tataniaga pertanian dan keberlanjutan usaha tani).

Hadir pada acara tersebut, Ketua Yayasan Aksa Mahmud Melinda Aksa, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Ketua LLDIKTI Wilayah IX,  Andi Lukman, Ketua Senat Unibos, Batara Surya, Ketua Dewan Profesor, Muhibuddin, Ketua BPH Yayasan Aksa Mahmud Asrul Hidayat, jajaran profesor, pimpinan fakultas, dosen, serta keluarga besar para profesor.

Rektor Unibos, Batara Surya, menyebutkan, kegiatan ini mencerminkan kemajuan signifikan Unibos dalam penguatan sumber daya akademik. “Saat ini jumlah Guru Besar di Unibos, 38 orang. Dalam waktu dekat bertambah menjadi 40. Ini capaian institusional yang menjadi pemicu semangat bagi dosen lain untuk terus berprestasi,” ujarnya.

Dikatakan, pencapaian Guru Besar bukanlah akhir, melainkan titik awal memperluas kontribusi keilmuan.

“Capaian ini, batu loncatan untuk memperkuat riset, inovasi, serta peran Unibos dalam menjawab tantangan strategis bangsa melalui ilmu pengetahuan,” tambahnya.

Melalui orasi ilmiah yang disampaikan, ketiga profesor menegaskan pentingnya inovasi pangan alternatif untuk ketahanan pangan, penguatan manajemen UMKM berbasis inovasi dan digitalisasi, serta revitalisasi usahatani berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek ekonomi, ekologi, dan sosial.

Gagasan-gagasan tersebut memperlihatkan peran strategis Unibos dalam menghadirkan pemikiran akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan.

Editor: Bali Putra