OJK Perkuat Literasi Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir, Sasar Desa Babana, Mamuju Tengah

84
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, TOPOYO. –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui pelaksanaan Sinergi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kali ini, OJK menyasar Desa Babana, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Ini merupakan upaya OJK mendorong terbentuknya ekosistem keuangan inklusif, produktif, dan berkelanjutan, khususnya pada wilayah pesisir yang memiliki potensi ekonomi strategis di sektor kelautan dan perikanan.

Desa Babana dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena merupakan salah satu kawasan pengembangan KNMP yang berperan penting mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis perikanan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Melalui kolaborasi dengan Industri Jasa Keuangan dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Mamuju Tengah, OJK Sulselbar mengedukasi masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Materi edukasi mencakup pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan formal, akses terhadap pembiayaan produktif, serta pentingnya perencanaan keuangan dalam mendukung keberlanjutan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Asisten Direktur OJK Sulsel Sulbar, Mushadi Nurali, menyebutkan, penguatan literasi dan inklusi keuangan merupakan salah satu prioritas OJK dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, Program EKI terus didorong sebagai sarana untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan kapasitas ekonomi komunitas berbasis potensi unggulan daerah.

“Sinergi program EKI dan KNMP diharapkan dapat memperkuat akses keuangan masyarakat pesisir, meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik, serta mendukung pengembangan usaha yang produktif dan berkelanjutan. Pada akhirnya, upaya ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Mushadi.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Mamuju Tengah, Haeril Rijal P., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku UMKM, agar semakin memahami pentingnya akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal untuk mendukung pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Haeril Rijal.

Ke depan, OJK Sulselbar akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, Industri Jasa Keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas implementasi Program EKI di berbagai wilayah.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal oleh masyarakat, memperkuat kapasitas ekonomi pelaku usaha sektor produktif, serta mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Editor: Bali Putra