Investasi Makassar Tembus Rp5 Triliun dari 12.343 Proyek Usaha

74
Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Mario Said. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — Iklim investasi di Kota Makassar kian menunjukkan tren positif. Tercermin dari realisasi investasi tembus Rp5 triliun hingga September 2026. Meningkat 22,07 persen dibandingkan periode sama 2025 sebesar Rp4,10 triliun

Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Mario Said, menjelaskan, realisasi investasi Makassar berkontribusi signifikan, sekitar 32,80 persen terhadap capaian investasi Provinsi Sulawesi Selatan.

“Ini menunjukkan, posisi Kota Makassar sebagai salah satu daerah tujuan investasi utama di Sulawesi Selatan,” ungkap Mario, Selasa, 03 Nopember 2026.

Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Kota Makassar, tercatat sebesar Rp4,32 triliun atau berkontribusi 86,43 persen dari total investasi di Kota Makassar. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp678,80 miliar atau sekitar 13,57 persen, diantaranya berasal dari Malaysia, Hong Kong, Singapura, dan Tiongkok.

Aktivitas investasi tersebar dalam 12.343 proyek kegiatan usaha yang dilaporkan melalui LKPM. Sejumlah sektor menjadi penyumbang terbesar, sektor jasa lainnya, terutama sarana kesehatan, menempati posisi teratas dengan nilai Rp1,41 triliun. Disusul sektor transportasi, pergudangan dan telekomunikasi Rp793 miliar, sektor perumahan dan perkantoran Rp751 miliar.

“Industri makanan mencatatkan pertumbuhan paling pesat, mencapai 271 persen dengan nilai investasi Rp507 miliar,” katanya.

Investor dengan nilai investasi terbesar, PT Siloam International Hospitals dengan total penanaman modal Rp966 miliar.

“Triwulan IV-2026, kami optimistis dapat meningkatkan capaian realisasi investasi hingga menembus Rp6 triliun,” jelas Mario.

Target tersebut merupakan upaya menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memastikan target investasi tahunan tercapai. Sejumlah langkah strategis disiapkan untuk mengakselerasi realisasi investasi pada penghujung tahun.

Editor: Bali Putra