BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Fraksi NasDem DPRD Makassar mendukung uaya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menata kota, dan lainnya dengan melakukan penertiban lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di atas saluran drainase.
Anggota Fraksi NasDem DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, menilai kebijakan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, telah mengembalikan hak-hak masyarakat, khususnya pejalan kaki.
“Fraksi NasDem, siap “pasang badan” mengawal Pemkot dalam menata lapak liar,” kata Ashari, Senin (16/02/2026).
Menurut Ashari, sebagai wakil rakyat, dirinya mengakui penataan PKL bukanlah hal mudah. Apalagi, sejumlah lapak telah berdiri selama puluhan tahun dan bahkan diduga telah dikomersialkan.
“Menertibkan PKL bukan perkara sederhana.,” ujarnya.
Sekretaris DPD NasDem Kota Makassar, ini menilai, pola pendekatan persuasif yang dikedepankan Pemkot menjadi kunci keberhasilan penataan tersebut.
“Semua masyarakat Makassar punya hak yang sama, termasuk pejalan kaki. Semetara pedagang, memiliki hak mencari nafkah. Di sinilah pemerintah harus hadir menata agar semuanya berjalan seimbang,” tambahnya
Ke depan, ia berharap penataan tidak hanya menyasar trotoar dan drainase, juga tampak depan pasar-pasar yang berada di tengah kota. Kawasan pasar merupakan etalase aktivitas ekonomi masyarakat dan perlu ditata lebih representatif.
Dengan dukungan legislatif dan komitmen eksekutif, penataan Kota Makassar diharapkan berjalan berkelanjutan, menghadirkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, keselamatan warga, serta estetika kota.
Editor: Bali Putra









