FISIP Unhas Masuk Peringkat 300 Dunia dalam “QS World University Rankings”

54
Dekan FISIP Unhas, Prof. Sukri. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (FISIP Unhas) masuk peringkat 300 dunia dalam daftar pemeringkatan global QS World University Rankings melalui skema QS World University Rankings by Subject 2026.

Dalam pemeringkatan terbaru tersebut, bidang Politics berhasil menempati peringkat 301–400 dunia, menandai pengakuan internasional terhadap kualitas pendidikan dan riset di lingkungan FISIP Unhas.

Capaian ini menjadi bagian dari kontribusi fakultas dalam memperkuat posisi Unhas sebagai perguruan tinggi berkelas dunia. Pengakuan global tersebut menunjukkan bahwa pengembangan ilmu sosial dan politik di Unhas terus bergerak menuju standar akademik internasional.

Dekan FISIP Unhas, Sukri, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan FISIP Unhas masuk dalam pemeringkatan QS by Subject merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen di fakultas.

“Ini merupakan keberhasilan rumpun ilmu politik secara keseluruhan yang melibatkan kolaborasi seluruh departemen di FISIP Unhas,” jelas Sukri, Selasa (10/03/2026).

Dikatakan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai program akademik yang terus dikembangkan di tingkat fakultas. Kolaborasi antardepartemen, mahasiswa, dosen, serta dukungan manajemen fakultas menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi.

Upaya peningkatan kualitas tersebut juga sejalan dengan arahan Rektor Unhas yang mendorong seluruh fakultas untuk memaksimalkan berbagai indikator pemeringkatan internasional.

“Pemeringkatan ini bukan semata-mata soal posisi ranking, tetapi lebih kepada pengakuan terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan sivitas akademika dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tambah Prof. Sukri.

Masuknya FISIP Unhas dalam pemeringkatan QS by Subject juga berdampak strategis terhadap internasionalisasi kampus. Salah satu dampak paling nyata adalah meningkatnya peluang menarik mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi di Fisip Unhas.

“Banyak mahasiswa asing menjadikan pemeringkatan QS sebagai referensi utama dalam memilih universitas tujuan studi. Masuknya FISIP Unhas dalam daftar tersebut berpotensi meningkatkan minat mahasiswa internasional,” tambahnya.

Selain itu, pengakuan global melalui QS Ranking juga berpotensi memperluas peluang kolaborasi riset internasional. Peneliti dari berbagai negara umumnya mempertimbangkan reputasi institusi dan posisi pemeringkatan global dalam menjalin kerja sama penelitian.

Sebagai langkah strategis ke depan, FISIP Unhas akan terus memperkuat berbagai indikator penilaian QS, khususnya dalam aspek publikasi ilmiah, reputasi akademik, serta reputasi lulusan di dunia kerja. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kolaborasi riset, penguatan program pascasarjana, serta dukungan pendanaan fakultas untuk berbagai indikator kinerja utama (IKU).

FISIP Unhas juga mendorong mahasiswa, khususnya pada jenjang magister dan doktoral, untuk lebih aktif mempublikasikan hasil riset pada jurnal bereputasi internasional. Selain itu, penguatan riset melalui kelompok riset tematik (Thematic Research Group/TRG) terus dikembangkan guna meningkatkan kualitas dan dampak penelitian.

“Kami juga berupaya memperluas kolaborasi riset dan publikasi dengan berbagai mitra internasional. Mahasiswa sarjana turut didorong untuk terlibat dalam kegiatan riset bersama mitra luar negeri sehingga hasil penelitian yang dihasilkan tidak hanya tersimpan sebagai laporan akademik, tetapi dapat dipublikasikan secara luas,” kata Prof. Sukri.

Melalui berbagai langkah strategis tersebut, diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan capaian dalam pemeringkatan global, tetapi juga meningkatkan posisinya di masa mendatang.

Editor: Bali Putra