Fakultas Vokasi Unhas Finalisasi Kerja Sama Balai Besar PPMPV KPTK

34
Pertemuan antara Dekan Fakultas Vokasi Unhas, M. Restu, dengan tim Balai Besar PPMPV KPTK yang berlangsung di ruang rapat Fakultas Vokasi, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (24/02/2026). POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (Unhas) merancang finalisasi rencana kerja sama dengan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (PPMPV KPTK), untuk memperkuat sinergi pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri.

Hal itu terungkap pada pertemuan antara Dekan Fakultas Vokasi Unhas, M. Restu, dengan tim Balai Besar PPMPV KPTK yang berlangsung di ruang rapat Fakultas Vokasi, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (24/02/2026).

Pertemuan juga dihadiri Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, para dosen Program Studi Teknologi Akuakultur dan Pasca Panen (TAPP), serta jajaran pimpinan BPPMPV KPTK.

“Kolaborasi ini memiliki nilai strategis mendorong peningkatan mutu program studi serta penguatan kompetensi mahasiswa vokasi,” ujar M. Restu.

Ia menambahkan, kerja sama ini merupakan kelanjutan dari berbagai pertemuan dan kunjungan sebelumnya. Di mana, Fakultas Vokasi Unhas diakui siap memfasilitasi program magang mahasiswa, kolaborasi pelatihan, serta pemanfaatan fasilitas pendukung untuk penguatan keterampilan.

“Dalam konteks pembinaan SMK, kami juga siap berkontribusi melalui jejaring dan pengalaman dalam pengembangan pendidikan vokasi,” jelasnya.

Kepala Balai Besar PPMPV KPTK, Yogi Sopian, mengapresiasi komitmen Vokasi Unhas dalam membangun kemitraan pendidikan vokasi berkelanjutan dan berbasis kebutuhan industri. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah strategis memperkuat ekosistem pendidikan vokasi, termasuk pada sektor kelautan dan perikanan yang berpotensi dikembangkan.

“Kami menyambut baik komitmen Fakultas Vokasi Unhas dalam memperluas ruang kolaborasi. Penguatan fasilitas Teaching Factory, terutama pada pengelolaan hasil perikanan dan pengembangan produk olahan seperti ikan marinasi, menjadi fokus penting yang dapat kita kembangkan bersama,” katanya.

Ia juga membuka peluang kerja sama dalam riset dan inovasi terapan agar hasilnya tidak hanya berdampak pada institusi, juga bermanfaat langsung bagi masyarakat dan dunia industri.

Finalisasi rencana kerja sama tersebut diharapkan menjadi tonggak penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pengembangan pendidikan vokasi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kelautan, perikanan, serta teknologi informasi dan komunikasi.

Melalui komitmen bersama ini, kedua institusi optimistis kemitraan yang terbangun akan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.

Editor: Bali Putra