BISNISSULAWESI.COM, JENEPONTO – Dalam upaya memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah, Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Bontosunggu melaksanakan kunjungan sekaligus penyuluhan perpajakan kepada pelaku usaha garam di Desa Pallengu, Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Senin (13/04/2026).
Kegiatan ini merupakan komitmen Direktorat Jenderal Pajak untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, tidak hanya dalam aspek pemenuhan kewajiban perpajakan, juga dalam mendorong peningkatan kapasitas usaha.
“Melalui pendekatan komunikatif dan persuasif, pelaku usaha diberikan pemahaman mengenai pentingnya administrasi usaha yang tertib serta peran pajak dalam mendukung Pembangunan,” ungkap Kepala KP2KP Bontosunggu, Zulfahri.
Dikatakan, sektor usaha garam di Desa Pallengu berpotensi besar untuk terus dikembangkan. Dengan pengelolaan usaha yang baik dan didukung pemahaman perpajakan memadai, pelaku usaha dapat meningkatkan daya saing serta memperluas jangkauan pasar.
“Kami ingin pelaku UMKM, khususnya petani dan pengolah garam, memiliki pemahaman yang baik mengenai administrasi usaha dan perpajakan. Dengan demikian, usaha mereka dapat tumbuh berkelanjutan dan mampu naik kelas,” ujarnya.
Selain penyuluhan, tim KP2KP Bontosunggu juga berdialog dengan pelaku usaha untuk menggali berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Permasalahan yang disampaikan antara lain terkait proses produksi, keterbatasan sarana, hingga akses pemasaran yang masih perlu diperluas. Hal ini menjadi masukan penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Salah satu pelaku usaha garam di Pallengu, Nurul Faidah, pemilik usaha garam merek Sniper, mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia mengaku memperoleh wawasan baru yang bermanfaat bagi pengelolaan usahanya, khususnya dalam hal administrasi dan kewajiban perpajakan.
“Kami sangat terbantu dengan adanya penyuluhan seperti ini. Informasi yang diberikan sangat jelas dan mudah dipahami. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar usaha kami bisa semakin berkembang,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, KP2KP Bontosunggu menegaskan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi, serta mendukung pertumbuhan UMKM. Diharapkan, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dapat semakin kuat sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Jeneponto.
Editor: Bali Putra









