Dorong Bandara sebagai Destinasi Wisata Baru, Bandara Sultan Hasanuddin Gelar Event Basket “Airport 3×3 Competition”, Libatkan 224 Atlet

84
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Ruly Artha saat unjuk kebolehan memasukkan bola ke ring usai pembukaan "Airport 3x3 Competition" yang berlangsung di Check In Island E-F Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sabtu (15/08/2026). Kompetisi ini diikuti 224 atlet dari 56 tim dengan 96 pertandingan dari lima kategori. POTO: BALI PUTRA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAROS – Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menggelar kompetisi basket “Airport 3×3 Competition” dan resmi dibuka di check in island E-F Terminal Keberangkatan, Sabtu (15/08/2026).

Kompetisi yang berlangsung tiga hari, diikuti 224 atlet dari 56 tim, memperebutkan juara dari 96 pertandingan dengan lima kategori, yakni ketagri SD, SMA, Umum Putri/Mahasiswi, Instansi, dan K40 plus open.

Kompetisi dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan, H. Suherman. Ia mengapresiasi manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang telah menggelar event ini, dan menilai ini sebuah kemajuan mengingat pertama kalinya event olahraga dilaksanakan di dalam bandara.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan, H. Suherman saat memberi sambutan sekaligus membuka “Airport 3×3 Competition” di Check In Island E-F Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sabtu (15/08/2026). POTO: BALI PUTRA

“Ini luar biasa. Sesuatu yang baru. Semoga ke depan, semakin banyak event-event olahraga digelar di bandara. Bukan hanya basket, juga cabang olahraga lain. Sehingga pembinaan olahraga di Sulsel semakin maju dan berkembang, dan harapan bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasiona bisa terwujud,” harap Suherman.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulsel mendukung penuh kegiatan seperti ini untuk melahirkan atlet-atlet basket berkualitas dan bertalenta dari daerah, untuk bertanding hingga Tingkat nasional bahkan internasional.

Menurut Suherman, hal ini juga menandakan bahwa masyarakat mendukung pengembangan olahraga basket di Sulsel, terlihat dari tingginya animo peserta yang terlibat.

“Sulsel menginginkan pembinaan cabang olah raga ini lebih bagus, utamanya untuk menghadapi event-event nasional seperti PON,” katanya

Poto bersama usai pembukaan “Airport 3×3 Competition” di Check In Island E-F Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sabtu (15/08/2026)

Pada kesempatan sama, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Ruly Artha, menyebutkan, event yang merupakan kolaborasi Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Hasanuddin bersama Perbasi dan didukung berbagai pihak, digelar sebagai upaya menjadikan bandara sebagai destinasi wisata baru, sekaligus partisipasi dalam semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Berbagai pihak seperti Forkopimda Sulsel dan Maros, serta Komisi V DPR RI, mendorong kami untuk menjadikan bandara sebagai destinasi wisata baru. Alhamdulillah, hari ini kami bisa Airport 3×3 Competition, yang kami harapkan sebagai langkah awal yang baik untuk kami lanjutkan ke depannya,” ujar Ruly.

Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI, Teguh Iswara Suardi yang juga hadir pada kesempatan itu turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Teguh mengatakan kompetisi 3×3 telah menjadi cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di ajang nasional maupun internasional, termasuk SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.

Menurutnya, kegiatan ini sangat positif. Mengingat, anak-anak muda penuh energi, sehingga menjadi hal yang sangat baik energi tersebut disalurkan untuk hal-hal positif.

“Ini juga bagian dari upaya kita membekali generasi muda dengan meningkatkan Kesehatan dan kebugaran mereka, menyongsong Indonesia Emas. Kami mendukung penuh dan akan selalu mengawal kegiatan serupa di bandara ini,” tegasnya.

Rasa bangga dan bangga juga diakui Bupati Kabupaten Maros, Chaidir Syam, karena ajang ini bisa digelar di Bandara Sultan Hasanuddin. Ia mengaku sempat terkejut, apakah memungkinkan kompetisi basket digelar di dalam bandara.

” Ternyata sangat bisa. Ini kebanggaan kita bersama. Semoga ada lebih banyak event di bandara yang kita cintai. Kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat menjadi kunci agar bandara semakin baik dari segi wajah maupun aktivitasnya,” ujar Chaidir.

Ia juga menyampaikan bahwa para peserta sangat antusias karena bisa bermain basket dengan latar belakang suara pesawat yang sedang lepas landas dan mendarat.

“Mereka bertanding sambil mendengar suara pesawat. Bahkan ada yang bercanda, ‘sambil bawa bola, semoga bisa terbang juga seperti pesawat’. Ini pasti menjadi pengalaman tak terlupakan bagi mereka,” kelakarnya.

Terselenggaranya Airport 3×3 Competition, menunjukkan Bandara Sultan Hasanuddin tidak hanya sebagai gerbang transportasi udara, juga pusat berbagai aktivitas, seperti hiburan budaya, edukasi, juga aktifitas olahraga yang menghidupkan ekosistem bandara sebagai destinasi wisata baru di Maros, Makassar dan Sulawesi Selatan pada umumnya.

Bali Putra