Cegah Terjadi Penimbunan Bahan Pokok, Komisi B DPRD Makassar Sidak Pasar Terong

70
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — Komisi B DPRD Kota Makassar didampingi Perumda Pasar Makassar Raya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terong Makassar, guna memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri, Jumat (13/3/2026)

Sidak dilakukan untuk memantau langsung kondisi harga pangan di pasar tradisional sekaligus memastikan tidak terjadi praktik penimbunan bahan pokok yang dapat memicu lonjakan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.

Anggota Komisi B DPRD Makassar, Hj Umiyati mengatakan, sidak ini merupakan bagian dari upaya pengawasan DPRD bersama pemerintah daerah agar pasokan dan harga bahan pokok tetap terkendali.

Menurutnya, menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai kebutuhan pangan seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga daging. Karena itu, pengawasan perlu diperketat agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan dengan cara menimbun barang.

“Kami turun langsung ke pasar untuk memastikan harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi stabil dan pasokan tetap tersedia. Selain itu, kami juga ingin memastikan tidak ada praktik penimbunan bahan pokok yang bisa merugikan masyarakat,” ujar Umiyati.

Politisi PPP menyebutkan, DPRD Makassar akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kota serta pihak terkait untuk memantau perkembangan harga pangan di pasar-pasar tradisional.

Dalam sidak tersebut, rombongan Komisi B juga berdialog dengan sejumlah pedagang guna mengetahui kondisi harga dan pasokan barang secara langsung. Dari hasil pemantauan sementara, sebagian besar harga kebutuhan pokok masih relatif stabil meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami sedikit kenaikan.

Umiyati berharap pemerintah bersama pihak pengelola pasar terus melakukan pengawasan secara rutin, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau menjelang Idul Fitri.

Editor: Bali Putra