Bea Cukai Sulbagtara Mobilisasi Bantuan untuk Korban Banjir di Kepulauan Sitaro, Sulut

800
Kanwil Bea Cukai Sulbagtara melalui Bea Cukai Bitung dan Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Pantoloan, mengumpulkan dan mendistribusikan bantuan bagi korban banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut, beberapa hari lalu. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, SULUT – Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) melalui Bea Cukai Bitung dan Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Pantoloan, mengumpulkan dan mendistribusikan bantuan bagi korban banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut), beberapa hari lalu.

Pengumpulan dan pendistribusian bantuan dilakukan Bea Cukai dengan berkordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulut. Pengumpulan bantuan dipimpin langsung Gubernur Sulut, Yulius Selvanus.

“Kami berkomitmen untuk selalu hadir berdampingan dengan warga di daerah terdampak banjir, dan akan terus berusaha meringankan beban hingga kondisi benar-benar pulih,” tegas Gubernur Yulius, Senin (12/01/2026).

POTO: ISTIMEWA

Bantuan yang disalurkan berupa bahan pangan, sandang, serta perlengkapan kebersihan dan peralatan rumah tangga.

Untuk memperlancar mobilisasi bantuan, Bea Cukai menurukan Kapal Patroli BC 60002 yang diberangkat dari Pelabuhan Bitung menuju lokasi bencana.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulbagtara, Erwin Situmorang berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban para korban serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

“Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari bukti kehadiran kami sebagai bagian dari masyarakat lokal di wilayah kerja kami. Semoga bantuan ini dimanfaat maksimal untuk meringankan permasalahan yang dihadapi para korban bencana,“ ujar Erwin seraya menegaskan, Bea Cukai berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi dalam upaya kemanusiaan serta mendukung pemulihan pascabencana.

Sementara itu, sebagaimana diketahui bahwa Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, dilanda banjir bandang akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Senin, 5 Januari lalu. Bencana ini berdampak pada empat kecamatan, yaitu Kecamatan Siau Timur, Siau Tengah, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Kamis, 8 Januari 2026, banjir bandang mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, 2 orang dinyatakan hilang, 22 orang mengalami luka-luka, serta 682 warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Editor: Bali Putra