
BISNISSULAWESI.COM, MAROS – Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulawesi Selatan dipadati 138.278 penumpang dalam empat hari terakhir atau selama periode arus mudik lebaran, 13-16 Maret 2026. Angka ini, meningkat 16 persen dibanding periode sama 2025, sebanyak 119.255 penumpang.
“Jumlah penumpang meningkat setiap harinya sejak posko dibuka, Jumat, 13 Maret lalu,” ungkap Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Fascal Ramadhan, Selasa (17/03/2026).
Bukan hanya penumpang, pergerakan pesawat juga meningkat.
Secara akumulatif (13-16 Maret 2026), terjadi 1.059 pergerakan pesawat, atau tumbuh 16,6 persen dibanding periode sama lebaran 2025 sebanyak 908 pergerakan, dengan extraflight atau penerbangan tambahan sebanyak
26 penerbangan.
Khusus, Senin (16/03/2026), tercatat 271 pergerakan pesawat, naik 13,9 persen dibanding 2025 sebanyak 238 pergerakan.
Sementara arus penumpang mencapai 35.066 orang, tumbuh 10,1 persen dibanding 2025 sebanyak 31.852 penumpang.
Berbeda dengan pergerakan pesawat dan arus penumpang, kargo justru mengalami penurunan -18,9 persen dari 401,4 ton pada 2025, menjadi 325,5 ton.
“Jakarta, Surabaya dan Kendari, masih menjadi top rute dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin,” kata Fascal.
Tingginya arus penumpang mudik tahun ini, disebabkan beberapa faktor seperti kebijakan diskon tiket oleh pemerintah, juga kebijakan WFA.
Bali Putra








