
BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Arus penumpang di Pelabuhan Makassar selama periode arus mudik dan balik lebaran 2026 (06 – 26 Maret 2026), mengalami sedikit penurunan dibanding periode sama lebaran 2025.
Total penumpang tercatat 68.689 orang yang terdiri dari 36.092 penumpang berangkat dan 32.597 penumpang tiba.
Hal itu disampaikan Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang di Makassar, Jumat (27/03/2026).
Menurut Yusida, angka tersebut baru sekitar 94,63 persen dari jumlah penumpang periode sama 2025, sebanyak 72.589 penumpang.
Pelabuhan Makassar menjadi pelabuhan terpadat ketiga di regional 4 setelah Pelabuhan Balikpapan dengan 84.970 penumpang dan Pelabuhan Ambon dengan 71.297 penumpang.
Berada di atas Pelabuhan Parepare dengan 54.624 penumpang dan Pelabuhan Ternate dengan 54.209 penumpang.
“Balikpapan, Ambon, Makassar, Parepare, dan Ternate, menjadi lima pelabuhan terpadat di musim mudik dan balik lebaran tahun ini,” ujar Yusida.
Sementara itu, secara umum, arus penumpang angkutan laut di wilayah kerja Pelindo Regional 4, tercatat meningkat. Data periode 06 – 26 Maret 2026 atau H-15 hingga H+5, total penumpang 565.674 orang, naik 8,45 persen dibandingkan periode sama 2025 sebesar 521.611 penumpang.
Pelindo Regional 4 memproyeksikan, total arus penumpang pada Angkutan Lebaran 2026 meningkat sekitar 5 persen dibandingkan 2025, dengan perkiraan penumpang mencapai 882.620 orang.
Untuk angkutan lebaran 2026, Pelindo Regional 4 mengoperasikan 20 terminal penumpang, dengan target layanan tanpa kecelakaan. Untuk puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+7 dengan 40.197 penumpang di seluruh pelabuhan.
“Peningkatan arus penumpang, mencerminkan membaiknya mobilitas masyarakat serta efektivitas layanan transportasi laut di kawasan timur Indonesia, terutama dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran,” pungkas Yusida.
Bali Putra








