Dampak Karhutla, Tujuh Penerbangan dengan 1.070 Penumpang Batal Terbang

125

 

BISNISSULAWESI.COM, MAROS – Tercatat tujuh penerbangan batal terbang dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju sejumlah bandara di Indonesia Timur, Senin, 12 Oktober 2026. Mengakibatkan 1.070 penumpang gagal berangkat menuju tujuan.

Pembatalan penerbangan terjadi sebagai dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha menyebutkan, menanggapi situasi operasional penerbangan yang terdampak kondisi cuaca buruk karhutla, manajemen Bandara Internasional Sultan
Hasanuddin terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan maskapai penerbangan serta seluruh pemangku kepentingan.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan informasi penerbangan
tersampaikan secara akurat kepada masyarakat.

“Data operasional 12 Oktober 2026, tercatat tujuh penerbangan alami pembatalan dengan total 1.070 penumpang terdampak,” ujar Ruly.

Pembatalan tersebut meliputi tiga penerbangan rute Makassar–Sorong, satu penerbangan rute Makassar–Ambon, dua penerbangan rute Makassar–Ternate, dan satu penerbangan rute Makassar–Mamuj.
“Pembatalan terjadi akibat kondisi cuaca buruk yang berkaitan dengan dampak karhutla.

Dalam penanganan penumpang terdampak, manajemen bandara berkoordinasi dengan maskapai
penerbangan untuk mendukung penyediaan langkah penanganan sesuai kondisi dan ketentuan yang
berlaku,” sebutnya.

Langkah tersebut meliputi pengembalian dana tiket (refund), penjadwalan ulang penerbangan (reschedule), serta penyediaan area istirahat bagi penumpang yang terdampak.

“Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus kami lakukan untuk memantau perkembangank ondisi cuaca dan mendukung kelancaran operasional penerbangan. Manajemen juga berkoordinasi dengan AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi cuaca sebagai bahanp emantauan dan koordinasi operasional, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamananp enerbangan,” tambahnya.

Ruly mengimbau calon penumpang, agar selalu memantau informasi terbaru mengenai status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing serta memastikan kembali jadwal
keberangkatan sebelum menuju bandara.

Editor: Bali Putra